Anggota Dewan yang Terhormat Lakukan Tindak Tak Terhormat, Hamili Siswi SMA

1360
Pesona Indonesia
ilustrasi prostitusi di Batam.
ilustrasi .

batampos.co.id  – AH, oknum anggota DPRD Natuna inisial dilaporkan telah melakukan tindakan asusila terhadap NP, siswi SMA di Ranai.

Setelah siswi duduk di kelas I SMA ini hamil, lalu kandungannya di aborsi. Kasus ini terungkap, berawal orang tua korban membuat laporan anak hilang pada 17 Maret lalu ke Polres Natuna.

Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia mengatakan, terungkapnya kasus ini setelah korban diketahui berada di Batam, tanpa memberi kabar kepada orangtua. Ditelusuri, korban ke Batam dibiayai oleh AH.

“Korban dilaporkan hilang awalnya. Kami telusur ke sekolahnya ternyata korban buat laporan izin di sekolah untuk cek kesehatan, ternyata korban sudah di Batam,” kata Amazona, Senin (4/4).

Kamis (17/3/2016) NP seperti biasa masuk ke sekolah dan meminta ijin ke guru piket untuk berobat ke RSUD dengan alasan  sakit usus buntu. Pada hari itu ia hanya mengikuti 1 jam mata pelajaran.

Nyatanya korban berangkat ke bandara Ranai menuju Batam dengan tiket yang sudah dipesan oleh AH.

Menggunakan pesawat Wings Air pada pukul 12.30 Wib korban tiba di Bandara Hang Nadim Batam.

Di Hang Nadim AH menjemputnya.

Saat ini kata Amazon, polres sudah melayangkan surat izin kepada Gubernur Kepri untuk melakukan klarifikasi kepada AH, sebelum ditetapkan tersangka.

AH sendiri kata Amazon, tidak hanya dituduhkan pasal penculikan anak. Namun bisa dijerat pasal pencabulan anak dan aborsi. Tuduhan ini didukung barang bukti, baik pengakuan korban, hasil visum hingga rekaman CCTV, AH bersama NP selama di Batam.

Dikatakan Amazon,  menuntaskan kasus ini Polres Natuna dibantu Polda Kepri, mengungkap praktif aborsi disalah satu rumah sakit di Batam. Sebagai alat bukti tindak kejahatan menimpa NP.

“Alat bukti lengkap, pemanggilan AH setelah surat izin gubernur dilayangkan, paling lambat 30 hari kedepan, AH bisa ditahan dan ditetapkan tersangka,” ujar Amazon. (arn)

Respon Anda?

komentar