Batik Air Tabrakan dengan Transnusa, Sayap Kiri Rusak Parah

1577
Pesona Indonesia
Kondisi sayap kiri Batik air rusak parah karena tabrakan dengan Pesawat Transnusa di Bandara Halim Jakarta, Senin malam (4/4/2016). Foto: istimewa
Kondisi sayap kiri Batik air rusak parah karena tabrakan dengan Pesawat Transnusa di Bandara Halim Jakarta, Senin malam (4/4/2016). Foto: istimewa

batampos.co.id -Dunia penerbangan di Indonesia, Senin (4/4/2016) dikejutkan dua insiden yang menegangkan. Insiden pertama di Bandara Sultan Thaha Jambi. Dua oknum polisi yang menumpang Lion Air tujuan Jakarta mengaku membawa bom membuat penumpang panik dan bandara ditutup sementara.

Insiden kedua, terjadi di Bandara Halim Perdanakusumah Jakarta. Pesawat Batik Air 7703 bertabrakan dengan pesawat Transnusa, saat akan lepas landas menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin malam (4/4/2016) sekitar pukul 19.55 WIB.

Akibat insiden itu, sayap kiri Batik Air rusak parah. Begitupun pesawat Transnusa, juga rusak parah. Pesawat itu juga rusak bagian sayap kiri dan bagian ekor pesawat putus.

Seluruh penumpang dievakuasi dan bandara sempat ditutup hingga pukul 22.00 WIB.

Kondisi pesawat Transnusa yang rusak parah karena tabrakan dengan Baik Air di Halim, Senin (4/4/2016). Foto: istimewa
Kondisi pesawat Transnusa yang rusak parah karena tabrakan dengan Baik Air di Halim, Senin (4/4/2016). Foto: istimewa

Pesawat Batik Air yang tabrakan jenis Boeing 737-800 reg PK-LBS rute HLP-UPG (Ujung Pandang) jenis ATR reg PK-TNJ. Saat tabrakan, pesawat membawa 49 penumpang dan tujuh kru.

“Saat pesawat Batik Air sedang bersiap take off, pada saat bersamaan terdapat pesawat Transnusa yang berada di runway yang sedang towing menuju hanggar,” ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementrian Perhubungan JA Barata.

Barata memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. “Semua selamat,” katanya. (nur/jpgrup)

Respon Anda?

komentar