Beristri Tiga Agar Kaya, Rupanya… Akhirnya Ceraikan Saja

1618
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Donjuan, 46, baru sadar, istri pertamanya ialah segala-galanya.

Sejak menikah untuk kali kedua dengan Sephia, 37, Donjuan mengaku tanah dan bisnis propertinya sering mengalami kerugian.

Rupiah yang sudah diinvestasikannya untuk beli tanah, hilang sia­sia karena dibawa lari orang dekatnya.

Rumah­rumah yang  sudah dibangun, juga sulit laku.

Padahal sebelumnya semua bisnis Donjuan berjalan lancar jaya.

Meskipun terus apes, namun Donjuan tak berani menceraikan Sephia. Ia tak tega menyakiti hati anaknya yang waktu itu masih berumur  2 tahun.

“Dari kecil saya memang ingin nikah dua atau tiga kali, ingin mencontoh almarhum ayah saya,” jelas Donjuan pada sela­-sela talak cerainya terhadap Sephia di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, Jalan Ketintang Madya, Kamis lalu (31/3).

Diceritakannya dengan bangga, meski ayahnya punya istri lebih dari satu, tapi rumah tangganya sangat membahagiakan. Ibu kandung dan kedua ibu tirinya hidup rukun-rukun saja.

Nyaris tidak ada persaingan di antara mereka. Istri kedua dan ketiga juga sangat hormat dengan istri pertama.  Istri pertama juga tak lantas semena­-mena pada dua madunya.

Istri pertama justru ngemong banget. Kalau istri pertama dibelikan perhiasan, istri kedua dan ketiga juga tak pernah protes.

Ayah Donjuan memang prigel ngopeni istri­-istrinya. Ia tahu persis bagaimana harus memperlakukan ketiga istrinya.

Bahkan, sang ayah yang waktu itu juragan ikan justru makin banyak memiliki tambak dan juga rumah setelah menikah untuk yang kedua dan ketiga.

Sebagai anak dari istri pertama, Donjuan juga tak jarang main kepada istri kedua dan ketiga ayahnya. Ia juga disayang oleh dua ibu tirinya. Donjuan pun merasakan kenikmatan mendapatkan limpahan kasih sayang sekaligus materi dari tiga ibu.

Yang seharusnya hanya dapat 100 persen, Donjuan beruntung dapat 300 persen. Mungkin karena selalu rukun itulah, rejeki ayah Donjuan bersama ketiga istri dan anak­-anaknya mengalir deras.

Dengan ketiga istri itu, kehidupan ayahnya makin kaya dan sukses. Kehidupan masa kecil yang berlimpah kasih saying itulah yang sangat membekas di hati Donjuan.

Makanya, ia pun memutuskan untuk mengikuti sepak terjang sang ayah. Ia menikah tiga kali.

Namun, ketika mengikuti kehidupan sang ayah, sayangnya Donjuan tak berhasil. Meski istri pertamanya, Karin, setuju dipoligami, Donjuan mengaku tak pernah bahagia.

Sebab, sejak menikahi Sephia pada tahun 2005 dan Mira di tahun 2010, ekonomi keluarganya makin kacau.

Tak sama dengan istri ayahnya yang tak pernah menuntut ini itu, justru Sephia dan Mira seringkali minta macam­-macam.

“Minta mobil dan sebulan minta Rp 20 jutaan untuk belanja. Kadang malah minta Rp 50 juta kalau mereka ingin jalan­-jalan,” jelas warga Asemrowo tersebut.

Dari hartanya yang dulu miliaran, kini Donjuan mengaku hanya tinggal ratusan juta.

“Ini uang untuk bekal bisnis. Saya takut uang sisa ini habis, jadi mereka berdua harus diceraikan duluan. Cukup istri satu, Karin aja. Dia itu gak neka-neka,” pungkas dia. (opi/awa/jpg)

Respon Anda?

komentar