GP Ansor dan Banser Gelar Apel ‘Save Natuna’

1573
Pesona Indonesia
Ketua PW Gerakan Pemuda GP Ansor Kepri Nur Haryanto menyampaikan amanat saat apel Save Natuna dikantor PW Ansor diruko KDA Junction Batamcenter, Minggu (3/4). Apel tersebut menyikapi aksi nelayan China yang melakukan illegal fishing di laut China Selatan (laut Natuna). Foto:Cecep Mulyana/Batam Pos
Ketua PW Gerakan Pemuda GP Ansor Kepri Nur Haryanto menyampaikan amanat saat apel Save Natuna dikantor PW Ansor diruko KDA Junction Batamcenter, Minggu (3/4). Apel tersebut menyikapi aksi nelayan China yang melakukan illegal fishing di laut China Selatan (laut Natuna). Foto:Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kepri dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar apel Save Natuna menyikapi aksi nelayan China yang melakukan illegal fishing di Laut China Selatan (laut Natuna). Nelayan-nelayan asing tersebut dilarang ditahan oleh Indonesia dan dibebaskan oleh kapal penjaga pantai (coastguard) China.

“Ini tidak baik untuk keutuhan negara kita secara teritorial,” ucap Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kepri, Nur Haryanto, kemarin.

Lanjut dia, untuk itu GP Ansor dan Banser akan ikut ambil bagian membantu pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI), dalam upaya mempertahankan kedaulatan negara. “NKRI harga mati dan Nusantara milik kita,” tegasnya.

Menurutnya aksi kali ini merupakan aksi lanjutan. Sebelumnya di Pimpinan Pusat Ansor juga dilakukan aksi serupa. “Ini intruksi dari pusat. Kita Ansor-Banser Kepri ambil bagian, karena Natuna adalah bagian dari Kepri juga,” katanya.

Kepada anggota GP Ansor Kepri maupun Banser Kepri yang kini berjumlah lebih dari seribu anggota, dia berharap agar siap dalam kondisi apapun, jika sewaktu-waktu negara membutuhkan dua organisasi di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

“Harus siap, dalam kondisi apapun. Ansor-Banser ini sejak awal ikut andil dalam kemerdekaan Indonesia,” pungkasnya. (cr13/bpos)

Respon Anda?

komentar