GP Bahrain Milik Rosberg, Rio Finish ke-17

763
Pesona Indonesia
Rosberg meluapkan kegembiraannya setelah menjadi yang tercepat di GP Bahrain, Minggu malam (3/4/2016). Foto: EPA/bbc.co.uk
Rosberg meluapkan kegembiraannya setelah menjadi yang tercepat di GP Bahrain, Minggu malam (3/4/2016). Foto: EPA/bbc.co.uk

batampos.co.id – Pebalap Mercedez Nico Rosberg menjadi yang tercepat di balapan malam Formula 1 di Sirkuit Sakhir, Bahrain, Minggu (3/4/2016). Pembalap asal Jerman itu sudah mengantongi dua kemenangan.

Start dari posisi kedua (pole position-nya milik Lewis Hamilton), Roseberg langsung menyodok ke depan sejak tikungan pertama, dan bertahan di depan hingga akhir. Dia mengakhiri balapan dengan catatan waktu 1 jam 33 menit 34,696 detik.

“Ini adalah akhir pekan luar biasa,’’ ujar Rosberg di atas podium. ’’Kuncinya adalah pada start yang sempurna. Aku berhasil melepaskan diri di tikungan pertama dan sejak dari sana aku berusaha mengontrol kecepatanku,” lanjut dia.

Nasib sial dialami Sebastian Vettel. Saat balapan baru akan dimulai, tiba-tiba mesin Ferrari tunggangannya berasap parah dan mogok. Juara dunia empat kali beruntun tersebut tak bisa melanjutkan balapan dan kembali ke garasi.

Pembalap Williams-Mercedes Valtteri Bottas yang mencoba memotong jalur dalam Hamilton di tikungan pertama, justru menabrak lambung W07 tunggangan juara dunia tahun lalu tersebut. Hamilton nyaris keluar trek. Akibat kesalahan tersebut, Bottas kemudian terkena penalti drive trough.

Setelah ditinggal Vettel, Ferrari menyisakan Kimi Raikkonen di barisan depan. Gagal mengulang start keren seperti di Melbourne, di Bahrain kemarin Kimi punya alasan. ’’Aku rasa jariku sedikit terpeleset,’’ katanya

Dominasi Rosberg tampak jelas ketika melihat jaraknya dengan Raikkonen yang terbentang hingga 10,2 detik.

Sementara itu, pembalap F1 Indonesia, Rio Haryanto, untuk kali pertama sukses mengakhiri balapan tanpa masalah. Targetnya menyaksikan bendera finish di Bahrain terpenuhi.

Rio sempat menapaki papan tengah di awal-awal lomba. Saat pembalap lain menggunakan ban upersoft mulai melakukan pit stop untuk mengganti ban, Rio yang sejak awal menggunakan ban soft mampu menghemat ban hingga lap 13. Dia sempat menapaki posisi 9.

Rio kemudian mengganti ban soft lagi hingga lap 33, lalu berganti ban medium. Menyisakan 9 lap, dia sekali lagi mengganti ban dengan kompon supersoft. Rio berharap dengan ban paling cepat itu bisa menyusul pembalap di depannya.

Sayang, jaraknya dengan Sergio Perez (Force India- Mercedes) terbentang lebih dari 10 detik. Dia mengakhiri balapan pada posisi 17.

’’Strategiku berbeda dengan rekan setimku (Wehrlein),’’ jelas Rio setelah lomba. ’’Tapi bagiku, finis itu tidak hanya menambah jam terbang, tapi race distance. Dan itu sangat penting,’’ tegas pembalap Indonesia pertama di Formula 1 itu. (cak/na/jpnn) 

Respon Anda?

komentar