Kepala Sekolah Tidak Boleh Lagi Bantu Koreksi Hasil UN

920
Pesona Indonesia
Ujian Nasional
Ujian Nasional

batampos.co.id – Kepala Bidang Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan Pemkab Natuna Sudirman menegaskan, sudah mengingatkan seluruh kepala sekolah SMA sederajat di Natuna supaya tidak ikut campur tangan mengoreksi hasil ujian nasional.

Penyataan ini diakui Sudirman, mengingat tingginya tingkat kecurangan hasil ujian nasional tahun 2015 lalu baik ditingkat SMA maupun SMP sederajat hingga SD.

“Kami sudah panggil seluruh kepsek SMA sederajat di Kecamatan Bunguran, secara lisan dan tertulis sudah ditegaskan, jangan ada lagi ikut bantu perbaiki hasil ujian siswa, apapun hasilnya itu prestasi anak,” tegas Sudirman kemarin.

Menurun Sudirman, dengan teknologi yang sudah canggih saat ini, akan cepat diketahui jika adanya perbaikan dalam lembar jawaban ujian.

“Memang tingkat kecurangan di SMA sedarajat tahun lalu bisa mencapai 70 persen. Tahun ini harus riil prestasi anak,” ujar Sudirman.

Sudirman mengatakan, dinas pendidikan menerapkan aturan pada ujian nasional tahun ini untuk meminamlisir kecurangan. Yakni langsung mengambil lembar jawaban ujian setelah waktu pelaksanaan ujian bidang studi selesai.

“Pokoknya selesai ujian, lembar jawabnya diamplopkan, langsung diamankan di dinas pendidikan. Tidak lagi berlama-lama di sekolah. Kalau lokasi jauh, langsung diamankan di polsek atau pos polisi,” sebut Sudirman.

Kecurangan hasil ujian nasional ternyata sudah menjadi permainan oknum guru. Namun tidak semua sekolah melakukan hal yang merugikan anak ini.

“Memang bukan hanya SMA. Kecurangan sampai sekolah dasar. Sampai-sampai murid SD tenang tenang hadapi unas, kan katanya pasti diluluskan,” ujar warga di Ranai.

Lebih ironisnya, Dinas Pendidikan tidak melakukan evaluasi terhadap kepala sekolah, malah seolah olah pembiaran.

Namun Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Natuna Agus Supardi membantah adanya kecurangan dalam ujian nasional, dan tetap menanrgetkan kelukusan 100 persen tingkat SMA sederajat tahun 2016 ini.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar