Pemerintah Anambas Gunakan PLTS untuk Atasi Persoalan Listrik di Pulau-Pulau

574
Pesona Indonesia
ilustrasi PLTS.
ilustrasi PLTS.

batampos.co.id – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pemkab Natuna Ilham Kauli menyatakan, pemerintah punya program kelistrikan untuk menyentuh wilayah yang tidak terjangkau listrik PLN.

Program tersebut, kata Ilham, adalah dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Hingga saat ini sudah beberapa desa sudah dipasang PLTS dengan sistem terpusat, dibangun menyesuaikan kebutuhan penerangan.

“Memang pemerataan listrik di Natuna belum terealisasi. Tapi sudah beberapa desa sudah terang gunakan PLTS, bantuan pusat,” kata Ilham kemarin.

Pekan lalu, sambung Ilham, sudah diresmikan pengoperasioan PLTS terpusat di Desa Sededap berkapasita 23 KWP, Kecamatan Pulau Tiga dan Desa Seluan Barat.

“PLTS yang dibangun saat ini diajukan melalui program CSR di SKK Migas maupun langsung dari kementerian,” kata Ilham.

Dikatakan Ilham, untuk pemerataan kelistrikan di Natuna yang letak wilayahnya terpisah lautan, sangat sulit dijangkau dengan layanan listrik PLN. Namun solusinya bisa dilakukan penerangan dengan PLTS terpusat.

“Memang PLTS sasarannya hanya penerangan, membantu belajar siswa di rumah. Tidak mendukung pemakaian barang elektronik lain, kecuali radio,” ujar Ilham.

Sementara Forum Kepala Desa di Natuna mendesak pemerintah daerah melalui DPRD agar persoalan listrik diselesaikan secara merata. Hingga saat ini sekitar 15 desa masih gelap tanpa penerangan listrik, bahkan di Pulau Laut.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar