Penyelesaian Monumen Penyengat Masuk RPJMD Kepri

701
Pesona Indonesia
Pulau Penyengat dilihat dari Udara. Di pulau bersejarah ini akan dibandung Monumen Bahasa Melayu. Foto: istimewa
Pulau Penyengat dilihat dari Udara. Di pulau bersejarah ini akan dibandung Monumen Bahasa Melayu. Foto: istimewa

batampos.co.id – Monumen Bahasa Melayu (MBM) Pulau Penyengat menjadi prioritas pembangunan yang akan diselesaikan Gubernur Kepri, Muhammad Sani dalam lima tahun kedepan. Keinginan tersebut sudah dituangkan lewat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016-2021.

“Salah satu pembangunan yang harus kita selesaikan adalah Monumen Bahasa Melayu Pulau Penyengat. Keinginan sudah kita rencanakan lewat RPJMD lima tahun kedepan,” ujar Gubernur Kepri, Muhammad Sani belum lama ini di Aula Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Menurut Gubernur, apabila kondisi keuangan Pemprov Kepri memungkinkan, kelanjutan pembangunan akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran (TA) 2017 mendatang. Masih kata Gubernur, kehadiran monumen itu nanti menjadi tanda, kalau Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu, Pulau Penyengat.

“Meskipun bangsa ini belum mengakui secara resmi, tetapi kita tetap berjuang untuk mendapatkan pengakuan tersebut dari Bangsa ini,” jelas Gubernur.

Disinggung mengenai adanya perubahan Detail Engineering Design (DED) yang dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kepri, karena gagalnya perencanaan yang dibuat Dinas Kebudayaan (Disbud) Kepri, Gubernur sepakat dengan hal itu. Karena Pulau Penyengat memang harus ditata lebih baik lagi.

“Saat ini kita tengah berupaya untuk menjadikan Penyengat sebagai warisan budaya dunia. Maka dari itu, tentu harus kita tata lebih baik lagi,” tutup Gubernur.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Kepri tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan Monumen Bahasa Melayu (MBM) di Pulau Penyengat, Tanjungpinang. Lewat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kepri Tahun Anggaran (TA)2016, Dinas Pekerjaan Umum (PU) sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp700 juta untuk kegiatan review MBM Penyengat.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar