Piring Ajaib, Letak Makanan di Atasnya Tak Basi meski Berhari-hari

1153
Pesona Indonesia

piringajaibbatampos.co.id – Ini piring antik buatan Belanda tahun 1904. Ia dipercaya tak bikin masakan basi saat diletak diatasnya. Adalah Hezisokhi Zebua yang kini memilikinya.

Hezisokhi memang pecinta benda antik. Bahkan hobi dan kecintaannya terhadap barang antik tak dapat diukur dengan uang, meski untuk mendapatkannya harus rela mengucurkan biaya tidak sedikit dengan tingkat kesulitan yang tinggi.

Menurut Hezisokhi yang menetap di Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah ini, piring antiknya itu pantas dibanderol ratusan juta rupiah saat ini. Tingginya harga, karena khasiatnya.

Jika dilihat, piring itu bukan seperti piring kebanyakan di era modern ini. Bentuknya lebih mirip seperti nampan. Usia piring itu lebih dari 100 tahun. Dan, diklaim memiliki kelebihan. Yakni anti basi.

Menurut Heziso, Nasi, bila ditempatkan di piring itu, akan bertahan selama 72 jam atau 3 hari tanpa mengalami penjamuran atau basi. Setelah tiga hari itu, nasi masih bisa dikonsumsi dan rasanya tak berbeda dari nasi yang baru.

“Anti basi, tiga harilah nasi gak basi kalau dikasih (ditaruh-red) di atasnya,” ujar Heziso`khi, Sabtu (2/4) lalu.

Bila dilihat dari coraknya, piring itu dihias lukisan menyerupai bunga bakung. Bunga itu dilukis dengan perpaduan warna hijau tua, biru dan merah konvesional. Pada bagian bawah piring keramik itu, tertera tulisan berbahasa Belanda: societe ceramique maestricht, made in Holland.

Ada juga sebuah kode, yakni D12. Menurut Heziso, kode dan tulisan itu menjadikannya bukti, bahwa piringnya masuk dalam kategori barang antik atau kuno.

“Piring ini, pemilik pertamanya mandor kebun di bawah kedewanan Badiri, bermarga Zebua,” ujar Heziso`khi.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan untuk melepasnya. Heziso mengaku, piring antik itu pernah ditawar secara komersial dengan mahar Rp25 juta. Namun, Heziso tak memberikannya dengan alasan kepantasan.

“Ya, namanya mahar, kalau tak pantas kita kasih. Tapi kalau tidak, ya siapa tahu yang lain mau. Kalau ada yang tertarik silahkan, juga bisa dites dengan datang sendiri,” katanya. (darwis halawa/yuz/JPG)

Respon Anda?

komentar