Ratusan Polisi Obok-Obok Kampung Preman di Pekanbaru

2051
Pesona Indonesia
Polisi mengepung Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Senapelan. Pekanbaru. Riau. Senin (4/4/2016) Foto: MHD AKHWAN/RIAUPOS
Polisi mengepung Kelurahan Kampung Dalam Kecamatan Senapelan. Pekanbaru. Riau. Senin (4/4/2016) Foto: MHD AKHWAN/RIAUPOS

batampos.co.id – Kampung Dalam di Pekanbaru kembali digerebek, Senin (4/4/2016). Namun kali ini dilakukan besar-besaran. Ratusan Personil Brimob, Sabhara dan Satuan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau bersenjata lengkap menggerebek mengobok-obok kampung yang identik dengan premanisme dan narkoba itu.

Ratusan polisi itu datang menggunakan dua truk dan satu bus langsung mengepung lokasi yang disinyalir jadi sarang preman dan bandar Narkoba tersebut. Operasi Bina Kesuma  ditunjukan untuk menekan angka premanisme di Kota Pekanbaru.

Selain di Kampung Dalam, operasi serupa juga digelar di taman Rekreasi Kaca Mayang. Dari dua lokasi tersebut, Petugas berhasil mengamankan 21 orang yang diduga Preman. Selain mengamankan orang, perugas juga menyita dua pucuk senjata api replika, pisau, gunting, minuman keras, dan dua paket sabu.

“Operasi ini kita lakukan guna menciptakan suasana aman dan nyaman di masyarakat. Operasi ini serentak digelar,” ucap Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, MM.

Sempat terjadi kejar kejaran antara petugas dengan orang yang diduga  preman. Karena begitu mengentahui ada petugas datang, beberapa orang yang berada di wilayah tepian sungai Siak tersebut langsunf lari kocar kacir.

Bahkan satu orang yang mengaku anggota polisi dan mengenakan baju Turn Back Crime turut diamankan. “Tadi ada yang mengaku polisi dengan pakai baju Turn Back Crime kita amankan. Pengakuanya kepada petugas dia anggota Polres Dumai yang sedang melakukan penyamaran. Tapi setelah kita minta KTA nya dia tidak dapat memeperlihatkan,” Kata Guntur.

Dari tangan pria yang mengaku anggota Polisi inilah lanjut Guntur Polisi mengamankan dua pucuk senjata Replika berikut amunisinya.

Selanjutnya mereka digiring ke Mapolda Riau untuk diperiksa secara intensif. Bagi mereka yang kedapatan membawa narkoba langsung diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Riau.”kita periksa dulu. Kalau terbukti melakukan kejahatan ya kita tahan. Yang kedapatan membawa barkoba   Langsung di proses di Ditresnarkoba,” pungkas Guntur.

Operasi ini akan terus digelar kata Guntur guna menekan angka kriminalitas di Provinsi Riau. Selain itu agar masyarakat tetap dapat berkatifitas dengan aman dan tentram. (dik/rpg)

Respon Anda?

komentar