Siswa yang Sakit Bisa Ikut UN Susulan Pekan Depan

582
Suasana Ujian Nasional di salah satu sekolah tahun lalu. Foto: istimewa
Suasana Ujian Nasional di salah satu sekolah tahun lalu. Foto: istimewa

batampos.co.id – Kepala Bidang Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdas) Dinas Pendidikan Kepri, Atma Dinata, mengingatkan kepada orang tua yang anak-anaknya tidak bisa mengikuti proses UN, karena sakit, agar tidak risau dan jangan memaksakan anak-anaknya untuk mengikuti UN pada hari yang sama. Pasalnya Panitia UN sudah menjadwalkan pada pekan depan adalah UN susulan bagi pelajar yang sakit.

“Senin depan adalah untuk UN susulan. Sehingga bagi yang sakit, kepada orang tua untuk tidak memaksakan anak-anaknya. Karena ada jadwal UN susulan,” papar Atma.

Ditambahkannya, untuk SMA dan MA ujian nasional diikuti 134 sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 11.371. Sedangkan untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan diikuti 84 sekolah yang ada di Provinsi Kepri. Adapun jumlah pesertanya sebanyak 7.418 siswa.

Lebih lanjut katanya, pelaksanaan TA 2016 tingkat SMA/SMK di Provinsi Kepri hanya beberapa sekolah yang sudah menerapkan sistem UN Online. Disebutkannya, di Tanjungpinang ada 4 Sekolah SMA yang menggunakan sistem online. Kemudian di Kota Batam ada 2 sekolah. Sedangkan di Bintan dan Lingga masing-masing ada satu sekolah.

“Untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ada 18 sekolah di Provinsi Kepri yang menggunakan sistem online. Bagi yang tidak menerapakan sistem online, pelaksanaan UN tetap menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Harapan kita tentu hasil yang menggembirakan. Untuk itu, kita harus mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Meskipun hasil UN bukan lagi penentu kelulusan,” tutup Atma.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar