Terserang DBD, 1 Warga Batam Kembali Meninggal

741
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) kembali memakan korban di Batam, Minggu (3/4). Kali ini korbannya Eduard Manurung, warga Bida Ayu, Mangsang. Bocah berusia 6 tahun ini meninggal setelah satu minggu terjangkit DBD.

“Meninggalnya tadi malam di rumah sakit Elisabeth, Batam Center, sekitar pukul 00.20 WIB,” ujar ketua RT setempat, Firman Purba kepada koran Batam Pos.

Ia mengatakan sebelumnya, anak dari pasangan J Manurung dan Br Pardede ini dirawat intensif dirumah sakit Elisabeth selama satu minggu.

“Dia dibawa ke rumah sekitar Sabtu (26/3) lalu,” katanya.

Lanjut ia mengatakan, kondisi terakhir yang dialami bocah laki-laki enam tahun ini begitu buruk dan mengkhawatirkan hingga ia meninggal.

“Pembuluh darahnya pecah, dan seminggu dia dirawat ada sembilan kantong darah yang ditranfusikan,” jelasnya.

Sebelumnya, ia menyebutkan ada dua warganya yang terkena penyakit yang sama dan sempat dilarikan ke Rumah sakit.

“Dua bulan terakhir ini ada tiga warga saya yang terkena DBD,”imbuhnya.

Di Daerah setempat, Firman mengaku sudah tiga tahun terakhir ini pihak Dinkes maupun Puskesmas yang turun melakukan penyemrotan (fooging) atau pun sosialisasi mengenai hidup bersih.

“Seharusnya enam bulan sekali ada penyemrotan, tapi sampai sekarang mereka gak turun, meskipun kami sudah meminta dan beberapa kali mengirim surat ke Puskesmas,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa gotong royong yang mesti dilakukan setiap Minggu memang jarang dilaksanakan.

“Mulai besok kami akan melakukan gotong royong ataupun membeli obat penyemprotan meskipun kami harus ngutip dari warga,” paparnya.

Sementara itu, Manurung salah satu warga mengatakan untuk kesedian pemerintah terkait untuk melakukan sosialisasi mengenai kebersihan lingkungan agar tidak ada lagi korban yang jatuh.

“Gotong royong memang jarang, tapi kami juga minta dukungan dari pemerintah seperti obat-obat semprot,” pungkasnya.

Ratusan pelayat hadir di rumah duka sejak pagi tadi. Sedangkan jenazah dikebumikan di TPU sei Temiang, Sekupang. (cr19)

Respon Anda?

komentar