Bobol Rumah Kosong, Maling Babak Belur Dihajar Warga

631
Pesona Indonesia
Andi saat diamankan di Polsek Sagulung. Foto: Ist
Andi saat diamankan di Polsek Sagulung. Foto: Ist

batampos.co.id – Maling spesialis bobol rumah kosong milik Sudarso di Perumahan Sagulung Baru Blok U nomor 113 ditangkap warga, Senin (4/4).

Maling diketahui bernama Andi, 29, warga Perumahan Griya Permai, Sagulung. Pelaku masuk dengan cara merusak kunci gembok rumah Sudarso, saat ditinggal kerja.

Sudarso bekerja di PT Global Sekupang, sementara istrinya Sri Kartika Apriani bekerja sebagai guru di Sekolah Dasar (SD) Darussalam Batuaji.

Menurut pengakuan dari Homsi, mertua korban. Kejadian itu terjadi pukul 08.45 WIB. Aksi pelaku diketahui oleh Vina, 16, anak Ketua RT di perumahan tersebut.

Karena curiga Vina memberitahu kepada Abdul Manap. “Ada orang masuk rumah bang Sudarso,” kata Homsi menirukan ucapan Vina.

Manap kemudian mendatangi rumah abang iparnya. Di sana pelaku hendak melarikan diri dengan sepeda motor Yamaha Jupiter warna biru dengan nomor polisi BP 3396 DI. Kemudian dihadang Manap.

“Pelaku sempat berkilah. Dia bilang mau cari rumah Andi, mana ada namanya Andi di rumah itu,” ujar Manap.

Manap akhirnya mencekik leher pelaku saat hendak kabur, akhirnya pelaku menabrak sebuah tiang listrik. “Saya sempat berduel dan pelaku sempat mengeluarkan besi pahat dari dalam celananya,” bebernya.

Pelaku mencoba kabur akhirnya diteriakin maling. Warga yang mendengar terikan itu langsung berhamburan keluar dari dalam rumah dan mengejar pelaku. “Lari sekitar 200 meter. Ditangkap di Blok T di Pasar Pagi,” ungkapnya.

Tidak ada kerugian dalam kerjadin itu. Karena pelaku belum sempat menemukan barang berharga milik korban, keburu diketahui warga.”Rumah korban sudah diacak-acak pelaku,” imbuhnya.

Sudarso mengatakan, baru mengetahu kejadian tersebut setelah ditelepon. “Saya baru saja sampai ditempat kerja, kemudian pulang,” ujar Sudarso.

Sudarso mengatakan, kejadian serupa juga pernah terjadi di rumahnya. Pada akhir 2015 lalu. “Saat itu maling berhasil membawa gelang emas dan beberapa uang, kerugian waktu itu sekitar Rp 7 juta,” kenangnya.

Kapolsek Sagulung AKP Chrisman Panjaitan membenarkan kejadian tersebut. Sementara pelaku sudah diamankan. “Masih kita dalami, apa dia termasuk komplotan atau tidak,” tutup Chrisman. (cr14)

Respon Anda?

komentar