Diknas Tanjungpinang Harapkan Nilai UN Meningkat

905
Pesona Indonesia
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah meninjau pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer di SMAN 3 Tanjungpinang, Senin (4/4). F.Yusnadi/Batam Pos
Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah meninjau pelaksanaan Ujian Nasional berbasis komputer di SMAN 3 Tanjungpinang, Senin (4/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Nilai Ujian Nasional (UN) tidak lagi menjadi patokan kelulusan siswa. Meski begitu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tanjungpinang mengharapkan prestasi tetap ditingkatkan.

“Setiap guru memiliki standar target yang harus diraih. Dan target itu harus meningkat setiap tahunnya,” ujar Dadang ditemui usai meninjau pelaksanaan UN di SMAN 3 Tanjungpinang, Senin (4/4).

Untuk mencapai target tersebut, kata Dadang perlu kolaborasi dan kerja sama dari berbagai pihak, seperti orang tua, guru dan siswa.

“Tahun 2015 lalu, Tanjungpinang peringkat ketiga di Kepri untuk nilai kelulusan. Diharapkan tahun 2016 ini meningkat,” ujarnya.

Tahun 2016 ini, baru 10 SMA/SMK di Kota Tanjungpinang menjadi peserta Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sementara lainnya, masih melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Pensil dan Kertas (UNBPK).

Dadang mengatakan, setiap tahun jumlah sekolah peserta UNBK akan ditambah secara bertahap. “Sesuai dengan pengajuan dari setiap sekolah,” ujarnya.

Adapun 10 sekolah tersebut, yaitu SMAN 1, SMAN 2, SMAN 3, SMA Pelita Nusantara, dan SMA Santa Maria. Selanjutnya, SMKN 1, SMKN 2, SMKN 4, SMK Pelita Nusantara dan SMK Maitreyawira.

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan mengupayakan menyediakan sarana dan prasarana pendukung UNBK, seperti komputer.

“Setakat ini bantuan masih dari pusat. Dan kami akan membantu pemenuhannya dengan mengajukan ke pusat,” ujar Lis di SMAN 3 Tanjungpinang. (lra/bpos)

Respon Anda?

komentar