Dua Oknum Polisi yang Ngaku Bawa Bom Diamankan Polda Jambi

628
Pesona Indonesia
Tim Gegana Polda Jambi menyisir Bandara Sulthan Thaha Jambi, setelah dua oknum polisi yang jadi penumpang Lion Air tujuan Jakarta mengatakan membawa bom kepada pramugari, Senin (4/4/2016). Foto Rendi Lahara /Jambi Independent
Tim Gegana Polda Jambi menyisir Bandara Sulthan Thaha Jambi, setelah dua oknum polisi yang jadi penumpang Lion Air tujuan Jakarta mengatakan membawa bom kepada pramugari, Senin (4/4/2016). Foto Rendi Lahara /Jambi Independent

batampos.co.id – Briptu Roleski Situmeang dan Briptu Mayer Sinaga, dua oknum anggota polisi yang mengaku membawa bom saat berada di pesawat Lion Air JT 601 sebelum take off ke Jakarta kini diamankan Polda Jambi. Keduanya menjalani pemeriksaan intensif dan terancam sanksi berat, meski ucapan mereka itu hanya candaan.

Baca Juga: Oknum Polisi Ngaku Bawa Bom, Penumpang Panik, Bandara Jambi Lumpuh

Ya, Senin (4/4/2016) pagi memang terjadi kepanikan di  Bandara Sulthan Thaha Jambi. Bandara yang baru dioperasikan ini mendadak geger setelah pesawat Lion Air JT 601 yang direncanakan akan terbang pada pukul 07.40 dengan tujuan Jakarta mendadak menunda terbang. Pasalnya, pramugari pesawat tersebut mendengarkan percakapan dua orang penumpang yang mengatakan bahwa di dalam tas milik penumpang tersebut berisi bom.

Mendengar percakapan tersebut kemudian pramugari melaporkan ke Budiman yang merupakan pimpinan kabin awak peswat tujuan ibu kota tersebut. Mendapati laporan tersebut, Budiman langsung melaporkan ke pihak bandara.

Gurit Setiawan sebagai Operation Service Manager mengatakan kejadian tersebut terjadi saat pesawat dalam waktu boarding time ada salah seorang penumpang yang bertanya kepada penumpang lain terkait isi tasnya yang terlihat berat.

“Apa isi tas kau itu? Isinya bom,” kata Gurit sambil menirukan percapakan tersebut.

Lebih lanjut dijelaskannya, percakapan tersebut didengar oleh salah seorang pramugari, kemudian peramugari tersebut melaporkan kepala pimpinan kabin. Mendapati laporan tersaebut segenap penumpang pesawat kembali diturunkan untuk kembali melakukan pemeriksaan.

Selain itu, sambung Gurit, bagasi juga dilakukan scan ulang, sebagai langkah antisipasi ancaman tersebut.

Sementara kedua oknum polisi yang bercanda membawa bom itiu diamankan oleh pihak kepolisian, dan saat dilakukan pemeriksaan di bandara keduanya benar memiliki kartu anggota kepolisian.

Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahtudi Tresnadi mengatakan, atas kejadian tersebut kepolisian mengamankan dua anggota kepolisian yang melakukan pebincangan yang menimbukan kepanikan di dalam pesawat.

“Kedua anggota kepolisian tersebut adalah Briptu Roleski Situmeang dan Briptu Mayer Sinaga yang direncakan akan menjalankan tugas luar dengan tujuan surabaya,” Katanya.

“Kenapa kau bawa tas berat kali, batu bata atau apa? Jawab MS ke parmugari, BOM,” tiru kabid Humas atas percakapan kedua pelaku tersebut.

Kedua anggota polisi tesebut melakukan perbincangakan sesaat setelah mereka memasuki pesawaat melalui pintu Gate 2 dan akan meletakan tas yang dibawa kedalam bagasi. Lebih lanjut dijelaskanya keduanya saat ini sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Bagian Propam Polda Jambi, terkait perbuatan yang keduanya lakukan di lokasi yang menjadi objek vital tersebut.

Atas perbuatanya keduanya batal berangkat ke Surabaya. Keduanya diperiksa intensif oleh Propam Polda Jambi.

“Keduanya akan menjalani sanksi kedisiplinan sebagai anggota Polri, terlebih dahulu setelah menjalani pemeriksaan,” jelas Kuswahyudi.

Terkait dengan hal tersebut pemerintah telah mengeluarkan  pasal 437 UU Nomor 1/2009 tentang Penerbangan yakni setiap orang menyampaikan informasi palsu membahayakan keselataman penerbangan dapat di pidana dengan pidana penjara paling lama satu tahun.

Untuk diketahui setelah sempat dilakukan penundaan terhadap pesawat yang direncanakan berangkat pada pukul 07.40 WIB menuju Jakarta tersebut,  akhirnya pesawat tersebut kembali melanjutkan penerbangan pada pukul 09.20 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Sat Brimobda Jambi dan Scan Xrai kembali terhadap barang bawaan penumpang. (uri/jpgrup)

Respon Anda?

komentar