Panin Dai Ichi Life Hadirkan Premier Heritage Plan

1498
Pesona Indonesia
Vice President Director Simon Imanto bersama Director Jutany Japit  meluncurkan Premier Heritage Plan secara simbolis. foto:ist
Vice President Director Simon Imanto bersama Director Jutany Japit
meluncurkan Premier Heritage Plan secara simbolis. foto:ist

batampos.co.id – Panin Dai-ichi Life menghadirkan solusi proteksi finansial dengan manfaat finansial yang pasti, Premier Heritage Plan. Bertempat di kantor pusat di Jakarta, peluncuran Premier Heritage Plan dihadiri oleh direksi Panin Dai-ichi Life, yakni Simon Imanto (Vice President Director) dan Jutany Japit (Director).

Premier Heritage Plan adalah produk asuransi jiwa seumur hidup dengan pilihan masa pembayaran premi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah yaitu 5, 10, 15 dan 20 tahun untuk masa perlindungan hingga nasabah berusia 99 tahun. Produk ini juga memberikan manfaat tahapan sebesar 10 persen yang dapat diajukan secara bertahap ketika tertanggung berusia 55, 65, 75, 85 dan 95 tahun. Berbagai manfaat tersebut, tentu dapat memberikan rasa tenang dan kepastian masa depan bagi nasabah dan keluarga tercinta. Sesuai dengan filosofi “by your side, for life”, Panin Dai-ichi Life berkomitmen untuk
memenuhi kebutuhan dan mendampingi nasabah di setiap tahap kehidupan.

Jutany mengatakan selaras dengan visi untuk selalu menghadirkan solusi finansial yang inovatif bagi nasabah, Panin Dai-ichi Life meluncurkan Premier Heritage Plan yang melengkapi
rangkaian solusi proteksi yang kami hadirkan untuk nasabah. “Berbekal pengalaman serta keahlian kami di bidang asuransi jiwa, kami akan terus mengembangkan produk yang sesuai
dengan karakteristik kebutuhan proteksi masyarakat Indonesia yang unik dan beragam,” kata Jutany.

Premier Heritage Plan akan dipasarkan melalui seluruh agen pemasaran Panin Dai-ichi Life yang tersebar di lebih dari 30 kota besar di Indonesia. Selama lebih dari 41 tahun melayani
kebutuhan asuransi masyarakat Indonesia. Panin Dai-ichi Life terus tumbuh kuat dan berkembang, berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit pada periode 1 Januari
2016 hingga 29 Februari 2016, membukukan premi bruto sebesar Rp 418 miliar meningkat 53 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, serta RBC sebesar 1260 persen. (ann)

Respon Anda?

komentar