Siswa di Lingga Lebih Tenang Mengikuti Ujian Nasional

805
Pesona Indonesia
Pelaksanaan UN online di SMAN2 Dabo Singkep. foto:wijaya satria/batampos
Pelaksanaan UN online di SMAN2 Dabo Singkep. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Ujian Nasional (UN) SMAN 1 Lingga diikuti 138 siswa/siswi. Meskipun belum melaksanakan UN secara online dan masih manual, pelaksanaan UN di SMA Negeri yang satu-satunya di pusat ibukota Kabupaten Lingga ini berlangsung mulus, Senin (4/4).

Pantauan di lapangan, ruang-ruang kelas hening. Para yang ruangnya dijaga oleh pengawas dengan tenang membolak-balik lembar soal. Mengisi satu demi satu jawaban. Suasana ujian dan wajah tenang siswa karena telah melakukan persiapan jelas terlihat.

“Alhamdulillah bisa jawab. Agak tegang, tapi lancar lah,” ujar salah seorang siswa usai UN berlangsung.

Setiap ruang kelas diisi 10 hingga 20 orang peserta UN. Tergantung jurusan dan jumlah siswa.
“Lebih sulit saat UAS kemarin rasanya. Mudah-mudahan lancar dan bisa lulus dengan nilai baik. Memberi nama baik untuk SMA dan nama Lingga lah,” tambah siswa lainnya.

Sementara itu, Kepala sekolah SMA N 1 Lingga Fezi Karyadi mengatakan, hari pertama UN yang akan berlangsung 3 hari secara nasional di Lingga cukup lancar. “Alhamdulillah lancar,” katanya.

Untuk UN di SMAN 1 Lingga, diakuinya belum mampu melaksanakan UN secara Online. Di Kabupaten Lingga hanya SMKN 1 Singkep dan SMA N 2 Singkep yang telah melaksanakan online. “Semoga anak kita dapat lulus semua dengan nilai terbaik. Mudah-mudahan dapat predikat kejujuran dan memberikan yang terbaik untuk pendidikan di Lingga,” tutupnya.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Lingga, Nurdin yang didampingi Salmizi mengatakan, ada tiga siswa yang tidak dapat mengikuti UN karena sakit parah. Namun selain itu, Nurdin tidak mendapat laporan gangguan terkait pelaksanaan UN kali ini.

Tiga siswa yang tidak mengikuti ujian karena sakit parah yakni siswa sekolah SMK Perikanan Senayang, SMAN 1 Singkep dan SMAN 2 Singkep.

“Semua berjalan lancar, tidak ada kendala baik dari siswa maupun pihak sekolah,” ujar Nurdin ketika ditemui di SMAN2 Dabo Singkep, Senin (4/4) pagi.

Selain itu, Nurdin juga memastikan tidak ada kebocoran soal yang mengakibatkan rusaknya proses ujian nasional kali ini. Dalam kunjungan itu, Nurdin dan Salmizi turut memasuki sejumlah kelas sembari memperhatikan kelancaran UN.(mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar