Malaysia Pesan Dua Kapal Buatan Batam

1280
Pesona Indonesia
Proses pengerjaan kapal di PT. Citra Shipyard. Foto: dok. PT. Citra Shipyard
Proses pengerjaan kapal di PT. Citra Shipyard. Foto: dok. PT. Citra Shipyard

batampos.co.id – Industri galangan kapal di Batam terus menggeliat. Kerajaan Malaysia pesan dua unit kapal dari PT Citra Shipyard Batam. Dua kapal yang dipesana yakni jenis Harbour Tug TB-096 dan TB-098.

Manager Operasi PT. Citra Shipyard, Hendri Osva, mengatakan penandatanganan kontrak pembuatan kapal akan dilakukan pada Senin (11/4/2016) mendatang bertepatan dengan peletakan lunas pertama atas kedua kapal tersebut.

“Ini merupakan pesanan pertama Kerajaan Malaysia di PT. Citra Shipyard,” ujar Hendri, saat rapat koordinasi persiapan peletakan lunas kapal milik Kuantan Port Consortium SDN BHD, Malaysia, Selasa (5/4/2016).

Hendri mengatakan, ketertarikan kerajaan Malaysia membuat kapal di Indonesia kerena sebelumnya mereka pernah melakukan perbaikan kapal di PT. Citra Shipyard. “Mungkin mereka puas dengan hasil yang kita pernah lakukan,” tuturnya.

Selain itu, PT Citra Shipyar saat ini tengah melakukan finishing dua unit kapal pengamat perambuan milik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI).

“Dua unit kapal kelas satu kenavigasian yang sudah dilakukan sejak 18 Maret, juga ditandai dengan peletakan lunas pertamanya,” ungkapnya.

Untuk menjaga kepercayaan kepada setiap pemesan kapal di PT. Citra Shipyard. Hendry mengatakan tentunya pihak perusahaan terus menjaga kualitas, Sumber Daya Manusia (SDM), serta fasilitas yang dimilik, sehingga mampu mengerjakan setiap projek-projek internasional tepat pada waktunya.

“Sudah dibuktikan dengan kepemilikan sertipikat Iso 9001.2008 Iso 18001 dan 14001 secara intergritas diterapkan di PT. Citra Shipyard,” bebernya.

Berharapan geliat bisnis dibidang perkapalan sedang lesu, tentunya perlu peran pemerintah tetap mensuppor galagan-galangan kapal yang ada di Kepri khususnya Batam.”Supaya tingkat pengangguran bisa diminimalisir,” tutupnya. (cr14/bp)

Respon Anda?

komentar