Mei, Batam Dapat Tambahan 15 Bus dari Kemenhub

842
Pesona Indonesia
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Warga Batam saat menumpang bus Trans Batam tujuan Batam Kota-Batu Aji, Kamis (17/3) lalu. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – Keinginan Dishub Batam untuk menambah armada di setiap koridor atau pembukaan trayek baru pelan-pelan akan bisa terwujud. Mei mendatang, Dishub Batam mendapatkan tambahan 15 unit busway yang dihibahkan Kementerian Perhubungan.

“Harapan kita, Mei mendatang sudah sampai di Batam. Ini masih dalam tahap penjemputan. Kita akan menambah armada di setiap trayek,” kata Madian, Selasa (5/3).

Bus itu berukuran besar berkapasitas 60-70 tempat duduk. Atau sama ukurannya dengan bus pariwisata berukuran besar. Ini akan menambah jumlah busway di Batam. Tahun ini jumlahnya akan mencapai 70 unit.

“Kita sempat mau mendapatkan 20 bus, tapi jadinya 15 unit. Katanya permintaan bus dari Jakarta sangat tinggi. Makanya dikurangi,” katanya.

Madian mengatakan jumlah angkutan Trans Batam yang ada saat ini jumlahnya 55 unit. Di mana beberapa di antaranya sudah butuh peremajaan. Ini berasal dari APBD 2014 dan 2015 sebanyak 10 unit, Hibah dari Kemenhub 10 unit, Bantuan BPJS Kesehatan 15 unit, dan yang sudah beroperasi selama ini 22 unit.

Kemungkinan besar, 15 bus besar dari Kemenhub itu akan beroperasi untuk melayani trayek yang dibuat baru seperti Tanjunguncang-Batam Center, Batam center-Nongsa dan trayek lainnya.

Werton Panggabean, anggota komisi III DPRD Kota Batam menyambut baik hibah yang diberikan oleh Kementerian perhubungan tersebut. Ia berharap Dishub Batam bisa mengutamakan pembukaan trayek baru yang padat penduduk.

“Ini sangat bagus untuk Batam. Kita memang harus terus meningkatkan pelayanan angkutan massal ini. Ciptakan angkutan umum yang ramah, murah, nyaman dan aman untuk masyarakat,” katanya.

Menurut Werton, semakin banyak angkutan massal ini, maka akan mengurangi kemacetan. “Jika memang nyaman, maka akan banyak warga yang beralih ke angkuta massal,” katanya. (ian)

Respon Anda?

komentar