Nah, KPK Mulai Sisir Nama WNI di Dokumen Panama

546
Pesona Indonesia
Foto/ilustrasi: JPNN.Com
Foto/ilustrasi: JPNN.Com

batampos.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menganggap dokumen dokumen firma hukum asal Panama, Mossack Fonseca yang bocor sebagai hal serius. Terlebih ada ribuan warga negara Indonesia yang masuk dalam dokumen yang kini beken dengan sebutan Panama Papers itu.

Kini, lembaga antirasuah itu mulai memelototi nama-nama orang Indonesia yang menjadi klien Mossack Fonseca.  “Kami mempelajari nama-nama di dokumen itu (Panama Papers),” ujar Wakil Ketua KPK La Ode M Syarif saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (6/4).

Kabarnya, dalam dokumen itu, ada 2.961 nama Indonesia. Dugaannya, para klien Missack Fonseca memanfaatkan firma hukum yang didirikan Jurgen Mossack dan Ramon Fonseca itu untuk menyiasati pajak.

Syarif menegaskan, simpanan offshore atau di yuridiksi bebas pajak merupakan salah satu kendala yang dihadapi penegak hukum.  “Bukan cuma di Indonesia, tapi juga penegak hukum di luar negeri,” jelasnya.

Karenanya dia menegaskan, upaya mengungkap orang-orang Indonesia yang diduga mengakali pajak dengan menjadi klien Mossack Fonseca tak bisa hanya oleh aparat hukum di dalam negeri. Menurutnya, untuk mengungkap itu harus melalui kerja sama dengan aparat penegak hukum di luar negeri. (boy/jpnn)

Respon Anda?

komentar