NasDem Survei 29 Nama, Berkas Diserahkan ke DPP saat Rakorsus

675
Pesona Indonesia
Surya Paloh bersama Agus Roni dan para petinggi NasDem saat kunjungan ke Jambi beberapa waktu lalu. Sebelum memutuskan arah dukungan di Pilkada, NasDem akan melakukan survei pada April ini.  FOTO: DOK/JAMBI EKSPRES/JPG
Surya Paloh bersama Agus Roni dan para petinggi NasDem saat kunjungan ke Jambi beberapa waktu lalu. Sebelum memutuskan arah dukungan di Pilkada, NasDem akan melakukan survei pada April ini.
FOTO: DOK/JAMBI EKSPRES/JPG

batampos.co.id – Tahapan penjaringan kandidat untuk diusung NasDem di Pilkada Muaro Jambi, Sarolangun dan Tebo 2017 terus bergulir. April ini, sebanyak 29 nama kandidat akan disurvei oleh DPP partai besutan Surya Paloh tersebut.

Hal ini disampaikan Sekretaris DPW NasDem Provinsi Jambi, Syafboni Syafar saat dikonfirmasi awak media kemarin. “Kita akan lakukan survei pada April sampai Mei, jadwal pastinya akan ditentukan DPP,” ujarnya seperti dikutip dari Jambi Ekspres (Jawa Pos Group), Selasa.

Survei untuk melihat tingkat popularitas dan elektabilitas kandidat ini kata Syahboni, menjadi salah satu indikator
penilaian dan pertimbangan tim tujuh bentukan DPP untuk memutuskan arah dukungan.

Penilaian lainnya lebih jauh akan dilakukan kajian oleh tim tujuh tersebut. ”Tim tujuh nanti akan melakukan kajian, baik itu berkas maupun hasil survey,” katanya.

Sedangkan untuk berkas para kandidat yang telah mendaftar tersebut, sesuai dengan jadwal akan diserahkan kepada DPP
pada Jumat mendatang. “Seharusnya sudah diserahkan, tapi kebetulan ada Rakorsus maka DPP minta Jumat besok,” ucapnya.

Jika tahapan rampung, Syafboni memperkirakan rekomendasi dukungan dari DPP akan turun sekitar akhir Juni atau awal Juli mendatang.

“Semua berkas kita serahkan, kemarin di DPW kita hanya membuat pengantar saja. Jika semua lancar akhir Juni atau awal Juli sudah turun rekomendasinya,” tuturnya.

Disinggung mengenai nama-nama yang masuk kriteria seperti yang diinginkan NasDem untuk diusung di Pilkada serentak gelombang kedua ini, Syafboni enggan bicara lebih jauh. Ia beralasan penentuan siapa yang mendapat dukungan NasDem merupakan rahasia DPP selaku pengambil keputusan tertinggi.

“Kalau itu DPP, kita di bawah menjalankan mekanisme saja. Yang pasti jika 2015 kemarin kita menang, sekarang kita kita tidak mau konyol. Kita berusaha ditiga daerah ini bisa menang,” tukasnya.(JPG)

Respon Anda?

komentar