Panglima TNI Perintahkan Sikat Anggotanya yang Terlibat Narkoba

1687
Pesona Indonesia
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Foto: rmol
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Foto: rmol

batampos.co.id – Rupanya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, jauh sebelum Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Inf Jefry Oktavian Rotti dan Kapuskodal Ops Kodam VII Wirabuana Letnan Kolonel (Letkol) Budi Santoso ditangkap nyabu bareng di sebuah kamar hotel D’Maleo, Makassar, Selasa (5/4/2016) malam, telah mengingatkan anggotanya menjauhkan diri dari narkoba.

Panglima TNI bahkan mengingatkan siapa saja anggota TNI yang melakukan penyalahgunaan narkoba, tak perduli apapun jabatan dan pangkatnya akan ditindak tegas. TNI harus bersih dari narkoba.

“Berdasarkan perintah (Panglima TNI) itu kami terus gencar melakukan penertiban. Salah satunya penangkapan Dandim Makassar,” ujar Panglima Kodam (Pangdam) VII/Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti, Rabu (6/4/2016).

Dikatakan Agus, operasi akan terus dilakukan untuk menertibkan anggotanya dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Sampai kiamat narkoba tetap menjadi musuh kita bersama,” tegas Agus.

Dandim 1408/BS Makassar Kolonel Jefry dan Kapuskodal Ops Kodam VII Wirabuana Letnan Kolonel (Letkol) Budi Santoso ditangkap pesta sabu ditemani dua wanita muda di kamar Hotel D’Maleo lantai 12, Selama malam (5/4/2016).

Penangkapan itu dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana Brigjen TNI Supartodi.

Wakil Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana Letkol Inf Vipy Amoranto mengatakan, penggerebekan itu berdasarkan informasi yang diterima dari masyarakat.

“Informasi itu menyebutkan jika ada anggota TNI yang melakukan pesta narkoba berpangkat kolonel dan letnan kolonel (letkol). Pak Kasdam langsung turun tangan setelah menerima informasi dari warga,” ujar Letkol Vipy. (muh fadly/pojoksulsel)

Respon Anda?

komentar