Partai Demokrat Payakumbuh Mulai Buka Pendaftaran Balon Kada

573
Pesona Indonesia
Sekretaris DPC Partai Demokrat Payakumbuh Adi Suryatama, didampingi kader Partai Demokrat Ridwan Sabirin dan Novi Metrina saat berkunjung ke kantor Perwakilan Padang Ekspres  di Kota Payakumbuh (5/4). Partai Demokrat Kota Payakumbuh membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Payakumbuh periode 2017-2012 mulai Senin kemarin. Foto: Fajar Rillah Vesky/Padang Ekspres/RPG
Sekretaris DPC Partai Demokrat Payakumbuh Adi Suryatama, didampingi kader Partai Demokrat Ridwan Sabirin dan Novi Metrina saat berkunjung ke kantor Perwakilan Padang Ekspres di Kota Payakumbuh (5/4). Foto: Fajar Rillah Vesky/Padang Ekspres/RPG

batampos.co.id — Setelah ditunggu-tunggu segenap kader dan simpatisan, Partai Demokrat yang punya tiga kursi di DPRD Payakumbuh, akhirnya membuka pendaftaran bakal calon wali kota dan wakil wali kota Payakumbuh periode 2017-2012.

Pendaftaran dibuka mulai Selasa ini (5/4), sampai Sabtu depan (16/4) di kantor DPC Partai Demokrat, Jalan Soekarno-Hatta, Pakansinayan, Koto Nan Ompek.

”Pendaftaran yang kami gelar ini terbuka untuk umum. Siapa saja yang berminat menjadi pemimpin Payakumbuh lima tahun mendatang, silakan masuk lewat Partai Demokrat,” kata Sekretaris DPC Partai Demokrat Payakumbuh Adi Suryatama, didampingi kader Partai Demokrat Ridwan Sabirin dan Novi Metrina, saat berkunjung ke kantor perwakilan Padang Ekspres Payakumbuh (Jawa Pos Group), di Jalan Seokarno-Hatta Nomor 154, Senin sore (4/4).

Adi Suryatama menyebutkan, balon wali kota dan wakil wali kota yang mendaftar lewat Partai Demokrat, diterima tim penjaringan dan tim teknis yang sudah dibentuk, serta seluruh kader. Adapun tim penjaringan yang sudah dibentuk itu, dipimpin Ketua DPC Partai Demokrat Eka Putra. Dengan Wakil Ketua Irfan Qhadim, Sekretaris Adi Suryatama, anggota Ennaidi Dt Angguang, M Nur Huda, Novi Metrina, dan Erilia Bonita.

”Kami mengajak seluruh tokoh yang berminat menjadi kepala daerah lima tahun mendatang, untuk mengambil formulir pendaftaran di kantor DPC Partai Demokrat, Jalan Soekarno-Hatta, Pakansinayan. Semua bakal calon yang maju lewat Partai Demokrat punya peluang sama,” kata Adi Suryatama diamini Ridwan Sabirin yang sama-sama anggota DPRD Payakumbuh dari Partai Demokrat.

Terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Payakumbuh Eka Putra dalam obrolan WhatsApp dengan Padang Ekspres mengatakan, proses penjaringan balon wako dan wawako Payakumbuh di Partai Demokrat berlangsung secara transparan. Kandidat yang terdaftar akan disurvei lembaga independen yang ditunjuk Partai Demokrat.

”Survei dilakukan untuk mengukur elektabilitas. Karena sesuai arahan Ketua Umum Partai Demokrat bapak Susilo Bambang Yudhoyono saat memimpin Tour De Java, elektabilitas itu sangat penting,” kata Eka Putra yang baru saja mengikuti pelatihan pimpinan dan kader utama Partai Demokrat di Bogor, Jawa Barat.

Selain melihat elektabilitas, menurut Eka Putra, Partai Demokrat juga melihat integritas dan akuntabilitas kandidat yang akan diusung dalam Pilkada 2017. ”Karena menurut pak SBY itu, percuma juga elektabilitas tinggi, tapi integritas dan akuntabilitas minim. Bisa hancur daerah nanti,” ujar Eka yang sejak Minggu malam, mengikuti Lemhanas PPRA LV.

Berdasarkan catatan Padang Ekspres, seiring dibukanya pendaftaran balon wako-wawako Payakumbuh oleh Partai Demokrat, berarti sudah enam parpol yang melakukan penjaringan untuk Pilkada Payakumbuh 2017. Karena, sebelumnya PDIP, PBB, Partai NasDem, PAN, dan Partai Golkar, juga sudah atau sedang melakukan penjaringan. Sedangkan PKS sudah menggelar Pemilihan Umum Internal.

Bila mengacu kepada UU Pilkada, berarti tinggal dua partai politik saja yang masih belum mengambil sikap jelas, terkait Pilkada 2017. Keduanya adalah PPP dan Partai Gerindra. PPP, sebagaimana disampaikan Ketua DPC Payakumbuh Ahmad Zifal masih menunggu ishlah yang dilakukan DPP. Sedangkan Gerindra, belum ada kabar. Walau dua kadernya di DPRD, yakni Fitrial Bachri dan Mawi Etek Arianto sudah gatal-gatal untuk ikut pilkada. Bahkan, sudah mendaftar di partai lain.

”Gerindra nampaknya masih larut dengan banyak kemenangan dalam Pilkada 2016 lalu, sehingga tidak terlalu memikirkan Pilkada 2017. Atau bisa jadi juga, Gerindra sedang melihat dinamika yang terjadi di DPRD DKI Jakarta, di mana ada kadernya yang ditangkap KPK. Sehingga, ekspektasi publik yang cukup besar terkait Pilkada Payakumbuh 2017, belum menjadi fokus perhatian,” komentar Yudilfan Habib Dt Monti, pemerhati politik di Payakumbuh.

Sementara, Sekretaris Gerindra Payakumbuh Nurkalis Nurkhalis Datuk Bijo Dirajo yang dihubungi Padang Ekspres menyebut, DPC Partai Gerindra Payakumbuh masih menunggu instruksi dari DPD Partai Gerindra Sumbar dan DPP Partai Gerindra Jakarta, terkait persiapan menghadapi pilkada serentak 2017. ”Sejauh belum ada instruksi, kami tentu belum bisa menentukan langkah,” ujar Nurkhalis, baru-baru ini. (JPG)

Respon Anda?

komentar