Karyawan BP Batam yang Demo, Dengar Nih Penegasan Ketua DK Darmin Nasution

7240
Pesona Indonesia
Pimpinan BP Batam saat dilantik Ketua DK Darmin Nasution, Selasa (5/4/2016) malam. Foto: istimewa
Pimpinan BP Batam saat dilantik Ketua DK Darmin Nasution, Selasa (5/4/2016) malam. Foto: istimewa

batampos.co.id – Demo menolak pelantikan pejabat Badan Pengelola Batam (BP Batam) yang baru hanya dilakukan sekitar 100-an dari 2.700 karyawan BP Batam. Demo ini belum bisa dikatakan mencerminkan aspirasi seluruh karyawan BP Batam.

Pantauan batampos.co.id, pejabat setingkat deputi yang hadir saat demo juga hanya satu. Hanya mantan Deputi IV BP Batam Nur Syafriadi yang notabene bukan pegawai negeri sipil.

Sementara mantan Kepala BP Batam Mustofa Widjaja, mantan Wakil Kepala BP Jon Arizal, serta mantan deputi lainnya tidak hadir dalam demo tersebut.

Jika menyimak apa yang dikatakan Ketua DK Batam, Darmin Nasution usai sosialisasi Pengembangan Pulau Batam di Swiss belhotel Batam bulan lalu, para karyawan BP Batam sebenarnya tidak perlu khawatir. Pasalnya, keberadaan BP Batam saat ini justeru diperkuat.

Terbukti, mulai dari kepala BP Batam hingga para deputi yang baru dilantik Darmin, Selasa (5/4/2016) malam, semua dari kalangan profesional yang punya jam terbang skala nasional hingga internasional dalam hal investasi, manajerial, hingga penegakan hukum.

Seperti janjinya, Darmin juga tidak menambah atau mengurangi jumlah deputi. Bahkan, jajaran para deputi hingga saat ini belum ada bergeser, sehingga proses pelayanan masih tetap berjalan.

Darmin beberapa kali menegaskan bahwa tujuan utama perombakan unsur pimpinan BP Batam ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang ingin melihat Batam berkembang lebih maju lagi.

“Diakui atau tidak, Batam kalah dari kasawan FTZ di beberapa negara yang awalnya belajar dari Batam,” tegas Darmin, saat itu.

Hal senada juga dikatakan oleh Menteri Perdagangan Thomas Lembong. Thomas bahkan membandingkan dengan Filipina yang memiliki lebih dari 300 kawasan ekonomi khusus (KEK) yang kini jauh lebih maju dari Batam.

“Ekspor non migas mereka jauh lebih tinggi dari Indonesia. Mereka berhasil mengelola dengan baik 300-an kawasan ekonomi khusus mereka,” ujar Thomas.

Pada saat pelantikan, Selasa (5/4/2016) malam di Kantor Kemenko Perekonomian di Jakarta, Darmin kembali menegaskan bahwa pihaknya ingin membuat sejarah dengan mempercepat kemajuan perekonomian Batam.

“Ini bukan saja tugas yang penting tapi juga banyak orang yang menginginkan ini berhasil. Kita ingin ada kawasan yang kita semua bisa merasa bangga. Dan kebanggaan itu menjadi dasar bagi masyarakat Indonesia, menjadi suatu bukti bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang penting,” tegas Darmin.

Pimpinan BP Batam yang baru dilantik tadi malam yakni Hatanto Reksodipoetro (kepala BP Batam), Agus Tjahajana Wirakusumah (wakil kepala BP Batam).

 Selain itu ada pula lima deputi merangkap anggota:
  1. Sigit Priadi Pramudito (deputi bidang administrasi dan umum),
  2. Junino Jahja (deputi bidang perencanaan dan pengembangan),
  3. Eko Santoso Budianto (deputi bidang pengusahaan sarana usaha),
  4. Purba Robert M. Sianipar (deputi bidang pengusahaan sarana lainnya),
  5. Gusmardi Bustami (deputi bidang pelayanan umum). (nur)

Baca Juga:
> Tugas Pertama Pimpinan Baru BP Batam: Memperlancar Audit
> Pimpinan Baru BP Batam Resmi Dilantik, Ketua DK Minta Hatanto Cs Langsung Bekerja
> Hatanto, Mantan Dubes Norwegia Pimpin BP Batam
> Mantan Dubes dan KASAL Calon Kuat Kepala BP Batam
> Penetapan Pimpinan Baru BP Batam Ditunda
> Hari Ini BP Batam Punya Pimpinan Baru
> Soerya: Kalau Ditugaskan (di BP Batam), Ya Terima, Itu Pengabdian
> Siap-Siap Pindah ke Zona KEK, 5 Tahun Lagi FTZ Batam Dihapus
> 1.084 Perusahaan di Batam Berada di Area Pemukiman
> Ini Gambaran Properti di Zona KEK Batam
> Batam Jadi KEK, WNA Boleh Milik Properti
> Salah Satu Calon Pimpinan BP Batam Berpangkat Jenderal
> FTZ Beralih ke KEK, Kapolri: Jangan Sebar Isu yang Membuat Investor Takut
> Ini Model Kawasan Ekonomi Khusus Batam
> UWTO Bakal Dihapus, Menteri ATR/BPN: Tak Boleh Ada Dua Pungutan
> HPL Diambil Alih DK Batam, Lahan Mangkrak Disita
> Badan Pengusahaan Batam Berubah Jadi Badan Pengelola Batam
> Ini Kriteria Pimpinan BP Batam yang Diminta Jokowi
> Personel BP Batam Bakal Tak Ada dari Kepri
> Negara Lain Belajar dari Batam, Sukses, Eh, Batam Malah Tertinggal
> Audit BP Batam Harus Menyeluruh, Jika Tidak KPK Masuk
> Ketua DK Pastikan Pimpinan BP Batam Orang-Orang Profesional
> Ketahuilah, Indonesia Tertinggal dari Vietnam
> Mendagri Janjikan Perubahan ke KEK untuk Kesejahteraan Masyarakat Batam

Respon Anda?

komentar