Pembangunan Pelabuhan Berhala Jadi Prioritas Pemprov Kepri

596
Pesona Indonesia
Pulau Berhala, Lingga. foto:wihaya satria/ batampos
Pulau Berhala, Lingga. foto:wihaya satria/ batampos

batampos.co.id – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kepri, Naharuddin mengatakan apabila poses audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan pertanggungjawab keuangan Pemprov Kepri terkait penggunaan anggaran tahun 2015 rampung. Pemprov Kepri akan melakukan percepatan penyusunan APBD Perubahan 2016.

“Sekarangkan masih proses audit oleh BPK. Mudah-mudahan selesai pada bulan ini. Setelah itu baru difokuskan untuk pembahasan APBD Perubahan tahun ini,” ujar Naharuddin, Selasa (5/4) di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang.

Lebih lanjut katanya, audit yang dilakukan BPK saat ini adalah untuk mendapatkan angka pasti besaran Sisa Lehih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun lalu. Disebutkannya berdasarkan perkiraan perhitungan secara internal Silpa Kepri sebesar Rp 30 miliar. Hanya saja belum pasti, karena yang mengesahkan perhitungan adalah BPK.

“Yang kita tunggukan adalah hasil pasti Silpa APBD Kepri TA 2015. Kemudian setelah itu baru bisa memfokuskan diri untuk pembahasan APBD Perubahan,” jelas Nahar.

Menurut Nahar, percepatan pembahasan APBD Perubahan menyangkut rencana kerja Gubernur Kepri Bapak Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun. Masih kata Nahar, mengenai rencana pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala, memang sudah ada didudukan bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri.

“Itu memang menjadi prioritas, tetapi tetap mengacu pada kemampuan keuangan daerah. Kalau memang kemampuan ada dan waktu mencukupi, besar kemungkinan dilaksanakan pada APBD Perubahan nanti,” ungkap Nahar.

Pembangunan Pelabuhan Pulau Berhala, Lingga adalah salah satu program prioritas yang disusun Gubernur Kepri, Muhammad Sani dan Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun lewat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kepri 2016-2021. Peletakan batu pertama dilakukan langsung oleh Wakil Gubernur Kepri, Nurdin bersama Bupati Lingga, Alias Wello.

“Kalau sudah diletakan batu pertama, pembangunannya jangan sampai tidak jadi. Karena ini menyangkut kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurdin Basirun belum lama.

Melihat lokasi rencana pembangunan tersebut, Nurdin punya keyakinan kalau Pulau Berhala kedepan akan berkembang lebih baik lagi. Karena bisa diplot sebagai destinasi wisata uggulan di Kabupaten Lingga. Apalagi dekat lokasi pelabuhan ada bukit berbatu yang bisa dibangun resort.

“Mudah-mudahan pembangunan bisa kita mulai tahun ini. Karena semua berdasarkan anggaran dan peraturan. Apalagi pembangunan ini adalah skala prioritas untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Nurdin.

Sementara itu, Kepala Bidang Perhubungan Laut (Kadishub) Kepri, Aziz Kasim Djou yang ikut mendampingi Nurdin mengatakan Detail Engineering Design (DED) Pelabuhan Berhala, Lingga sudah selesai dilakukan tahun 2015 lalu. Berdasarkan perhitungan kebutuhan anggaran sebesar Rp20 miliar. Rencananya akan mulai dilaksanakan lewat APBD Perubahan nanti, jika kemampuan keuangan daerah memadai.

Menurut Aziz, pelabuhan tersebut dirancang sedemikian rupa supaya kapal perintis bisa bersandar. Sehingga pelabuhan tersebut sedikit menjorok ke laut. Disebutkannya juga, panjang trestle pelabuhan Pulau Berharhal sekitar 145 meter. Selain itu panjang pelabuhan 70 meter dan lebarnya enam meter.

“Kapal perintis sekelas Sabuk Nusantara bisa bersandar. Memang lokasi kita pindahkan dari dermaga lama, mengingat kedalaman laut yang jadi penentu operasional pelabuhan,” jelas Aziz Kasim Djou.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar