Pihak Sekolah Tetap Terima Siswanya yang Dicabuli Oknum Anggota DPRD

605
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Setelah terungkapnya kasus pencabulan siswi SMA di Ranai yang menyeret oknum anggota DPRD Natuna, pihak sekolah memberikan kesempatan kepada NV untuk tetap masuk sekolah.

Kepala sekolah SMA Khairullah mengatakan, pihak sekolah tetap menerima NV kembali bersekolah. Pihak sekolah tidak akan mengeluarkannya.

“Kami tidak mengeluarkannya dari sekolah, keputusannya pada NV, tetap sekolah di sini atau pindah sekolah. Sementara kami berikan kesempatan selesaikan urusannya,” kata Khairulah kepada Batampos (grup batampos.co.id), Senin (5/4).

Khairulah mengatakan, NV terakhir mengikuti pelajaran pada 17 Maret lalu. Namun setelah jam belajar istirahat pertama, NV mendadak minta izin berobat.

“Memang pada jam belajar, siswi ini mengaku sakit perut, minta izin berobat ke rumah sakit sekitar pukul 10.00 WIB. Karena katanya sakit perut, ya diizinkan. Mendadak besoknya polisi datang ke sekolah,” kata Khairullah.

Kejadian itu pun kata Khairullah, tidak disangka. Sebab NV siswi yang pendiam. Meskipun ia mengaku tidak terlalu hapal wajah siswanya itu.

Kahirullah mengaku, dunia pendidikan sedang digoyang dengan perilaku siswa yang tidak selayaknya. Padahal sekolah sudah semaksimal melakukan pembinaan dan bimbingan agar anak didiknya lebih baik.

Terlepas ini, sambungnya, pengawasan sekolah terbatas. Jadi peran dan kerjasasama orangtua, masyarakat, sangat diperlukan. Guru BK sudah proaktif selama ini untuk pencegahan.

“Kami sudah upayakan pemantapan iman para siswa. Tapi kejadian tidak terlepas dari permasalahan narkoba yang sudah merambah di kalangan pelajar,” sebut Khairullah.

Sementara AH, oknum anggota DPRD Natuna juga tidak terlihat ngantor sejak kasus tersebut diungkap Polres Natuna. AH merupakan Ketua Komisi II Bidang Pembangunan.

Sebelumnya Kapolres Natuna AKBP Amazona Pelamonia mengatakan, oknum anggota DPRD statusnya masih terlapor. AH akan segera diklarifikasi atas tuduhan yang disangkakan.

“Saat ini Polres sudah kantongi bukti CCTc NV dan AH di salah satu hotel di Batam. Dan keterangan saksi-saksi dan keterangan NV. Ada bukti lain dari visum rumah sakit,” kata Amazon.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar