Tes Urine Mendadak, 8 Staf Kemenkum HAM Positif

358
Pesona Indonesia
Tes Urine : Kepala Kemenkum Ham Sumatera Barat Ansaruddin (samping yang pakai kaca mata) memantau langsung pemeriksaan tes urinedi kantornya (04/04) . Sebanyak 128 orang pegawai dan staf di lingkungan Kemenkum HAM ini dites urine, delapan orang dinyatakan positif. Foto: Hijrah Adi Sukrial/Padang Ekspres/RPG
Kepala Kemenkum Ham Sumatera Barat Ansaruddin (samping yang pakai kaca mata) memantau langsung pemeriksaan tes urinedi kantornya (4/4). Sebanyak 128 orang pegawai dan staf di lingkungan Kemenkum HAM ini dites urine, delapan orang dinyatakan positif. Foto: Hijrah Adi Sukrial/Padang Ekspres/RPG

batampos.co.id – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia (Kemenkum HAM) Sumbar melakukan tes urine secara mendadak terhadap seluruh pegawainya, Senin (4/4).

Hasilnya, dari sebanyak 128 orang pegawai dan staf di lingkungan Kemenkum HAM yang mengikuti tes urine, delapan orang dinyatakan positif.

“Lima dari delapan orang itu disinyalir karena minum obat. Satu orang ditemukan adanya zat morfin dalam urinenya, dan dua orang lagi dalam urinenya mengandung amfetamin,” sebut Kakanwil Kemenkum HAM Sumbar, Ansaruddin seperti dikutip dari Padang Ekspres (Jawa pos Group), Rabu.

Menurutnya, hasil tes urine tersebut masih harus didalami untuk mendapatkan data dan fakta lebih akurat. Hasil positif dalam tes urine belum menjamin yang bersangkutan benar-benar menjadi pemakai narkoba. Sebab ada obat-obatan mengandung zat sejenis narkoba.

“Masih kita dalami hasil tes urine tersebut. Intinya, penyelidikan dan penyidikan kita lakukan untuk mendapatkan data dan fakta. Saya sendiri juga ikut tes urine, dan hasilnya negatif,” ujarnya.

Jika nantinya ada yang terbukti menggunakan narkoba, pihak Kemenkum HAM sendiri akan melakukan pengembangan lebih lanjut. “Kalau yang bersangkutan seorang pejabat, akan kita nonjobkan. Tapi kalau dia pegawai biasa, akan kita lakukan penurunan pangkat selama tiga tahun, plus akan dilakukan rehab terhadap yang bersangkutan,” tambah Ansaruddin.

Kata Ansaruddin lagi, tes urine mendadak yang dilakukan jajaran Kemenkum HAM Sumbar menggandeng Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Sumbar, juga dilakukan serentak pada hari ini, Senin (4/4) di seluruh Indonesia.

“Tes urine ini dilakukan sebagai salah satu bentuk komitmen penuh Kemenkum HAM dalam pemberantasan narkotika,” beber Kakanwil Kemenkum HAM Sumbar, Ansaruddin.

Kabid Pemberantasan BNNP Sumbar AKBP Alidison mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, zat narkoba yang ditemukan dalam urine kedelapan orang ini, berasal dari dari obat-obatan yang mereka minum.

“Ini sudah diklarifikasi oleh yang bersangkutan dengan cara memperlihatkan resep obat dari dokter. Namun tetap akan dikembangkan,” tambah Alidison, yang di dampingi Kompol Yusra, perwakilan dari BNNP Sumbar.

Sebelumnya, Kanwil Kemenkum HAM Sumbar juga melaksanakan tes urine kepada seluruh kepala LP dan Rutan di Sumbar.(RPG)

Respon Anda?

komentar