Wagub : Inflasi di Provinsi Kepri Harus Dikendalikan

670
Pesona Indonesia
Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat membuka rapat bersama TPID Kepri di Rupata Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (5/4). foto: humas pemprov
Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat membuka rapat bersama TPID Kepri di Rupata Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (5/4). foto: humas pemprov

batampos.co.id – Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun meminta kepada Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2016 untuk berupaya menekan angka inflasi di Provinsi Kepri. Selain itu harus mendorong terciptanya pertumbuhan ekonomi daerah.

“Stabilitas inflasi harus kita kendalikan. Gejolak harga di pasar harus diantisipasi dengan sebaik-baiknya,” ujar Wakil Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat membuka rapat bersama TPID Kepri di Rupata Lantai IV, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (5/4)

Menurut Nurdin, Indonesia merupakan negara Kepulauan dengan potensi yang beragam. Kondisi tersebut perlu ditopang dengan manajemen data pangan dan pasokan serta konektivitas yang baik. Oleh sebab itu TPID diharapkan tidak hanya menyasar persoalan yang memicu gejolak harga melalui pendekatan yang bersifat jangka pendek. Akan tetapi secara bertahap direncanakan mulai menyentuh pada solusi atas berbagai persoalan yang bersifat struktural seperti peningkatan produktivitas, kelancaran distribusi, dan struktur pasar yang efisien.

“Pengendalian Inflasi merupakan indikator yang penting, tim harus bergerak cepat. Melihat harga bahan pangan, kelancaran distribusi dan keadaan arus barang,” papar Nurdin.

Ditambahkan Nurdin, peran daerah sangat penting dalam menjaga stabilitas inflasi. Terjaganya inflasi daerah pada tingkat yang rendah dan stabil akan mendukung upaya pencapaian sasaran inflasi nasional. Terciptanya inflasi yang rendah dan stabil pada gilirannya akan meningkatkan daya saing dan dapat lebih menjamin kesinambungan pertumbuhan ekonomi.

Diakhir sambutannya, Wagub berpesan kepada tim untuk bekerja nyata dan segera turun kelapangan melihat keadaan harga. “Tim TPID agar segera bekerja nyata, turun kelapangan, lihat kondisi harga di tengah masyarakat. Karna studi kasus lebih baik daripada teori, bekerja lah dengan hati untuk mengendalikan Inflasi di daerah kita,” tutup Nurdin.

Turut hadir dalam rapat tersebut adalah Kepala BI, Gusti Raizal Eka Putra dan Badan Pusat Statistik Provinsi Kepri. Sedangkan dari internal Pemprov Kepri turut dilibatkan dalam rapat tersebut adalah Biro Administrasi Perekonomian Kepri, Badan Ketahanan Pangan Kepri, Dinas Koperasi dan UKM Kepri, dan Disprindag Provinsi Kepri.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar