Dihujat karena Ngaku Anak Jenderal, Sonya Depresi, Ayahnya Meninggal

4546
Pesona Indonesia
Sonya, si cantik yang kini menyesali perbuatannya mengaku anak jenderal dan memaki-maki polwan saat terjaring razia, Rabu (6/4/2016). Foto: istimewa/facebook
Sonya, si cantik yang kini menyesali perbuatannya mengaku anak jenderal dan memaki-maki polwan saat terjaring razia, Rabu (6/4/2016). Foto: istimewa/facebook

batampos.co.id – Stop menghujat Sonya Ekarina, siswi kelas XII Yayasan Methodist I Medan yang membentak-bentak Polwan dan mengaku anak Irjen Arman Depari, mantan Kapolda Kepri yang kini menjabat sebagai petinggi di Badan Narkotika Nasional (BNN).

Sikapnya yang arogan saat ia dan teman-temannya terjaring razia akibat membuka kap belakang mobil Honda Brio yang mereka tumpangi saat konvoi usai ujian nasional di jalanan, tak jauh dari Hotel Polonia, Medan, Rabu (6/4/2016) lalu, kini memang menjadi sasaran cacian dan makian netizen.

Namun, cacian dan makian itu membuat Sonya depresi. Bahkan tak hanya Depresi, Sonya benar-benar duka dan menyesal telah berbuat arogan. Pasalnya, akibat  arogansinya itu tersebar di media dan jejaring sosial, membuat ayahnya,  Makmur Depari sembiring (60), kaget dan jatuh sakit.

Tak hanya itu, Kamis pagi (7/4/2016) pukul 10.00, ayah Sonya dilarikan ke RS Mirtra Sejati. Meski para medis telah berusaha maksimal menolong, namun takdir berkata lain. Makmur Depari Sembiring akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

Itulah alasan sebaiknya cacian dan makian terhadap Sonya dihentikan saja.

“Maaf pak, saya tidak bisa beri keterangan apapun terkait kondisi pasien yang meninggal. Itu masalah privacy. Sekali lagi, maaf ya pak,” ujar seorang perawat di RS Mitra Sejati.

Kepala sekolah Methodist I di Jalan Hangtuah Medan Binsar Sitorus  membenarkan kalau Sonya depresi berat dan ayahnya dilarikan ke rumah sakit.

“Saya ditelepon orangtuanya (ibunya) Sonya bahwa psikologi yang bersangkutan jadi terganggu atas pemberitaan di Media elektronik dan media massa lainnya. Kemudian, orang tua prianya pun sakit,” ungkap Binsar Sitorus, Kamis (7/4/2016) siang.

Setelah kejadian, keluarga Sonya menutup diri dari pihak sekolah maupun pihak lainnya. Hal itu, terbukti saat Binsar  mencoba menghubungi kembali ibu kandung Sonya, tidak ada respon.

“Sudah 15 kali saya telepon, tapi tidak diangkat dan direspon. Jadi, saya akan datang ke rumahnya lah di Perumahan Johor Kateli No.203 di Jalan Karya Wisata, Medan,” jelas Binsar.

Kemudian, Binsar juga mengakui sudah dihubungi dan dijumpai personel kepolisian untuk menindaklanjuti pencantutan nama jendral berbintang dua Arman Depari.

“Pak Kapolres minta keluarga bersangkutan segara melakukan klarifikasi itu semua. Dan Pak Kapolres juga meminta agar pihak keluarga melakukan jumpa pers,” cetusnya.

Dia mengatakan Sonya merupakan pelajar kelas XII jurusan IPS. “Untuk kegiatan di sekolah beliau tidak ada masalah. Belajar seperti biasa dan tidak pernah membuat masalah,” tutur Binsar.

Dengan kejadian itu, Binsar mengatakan pihak sekolah akan menjadi fasilitator untuk keluarga Sonya dengan pihak Kepolisian dari Polresta Medan untuk melakukan klarifikasi ucapan yang mencatut nama mantan Kapolda Kepulauan Riau itu.

Dia juga telah menghimbau kepada para siswa agar tidak melakukan konvoi kenderaan roda empat dan coret-coret seragam sekolah. Pengarahan dan himbuan itu langsung disampaikan Binsar Sitorus dan seorang polisi dari Polresta Medan.

“Kita sudah memberikan arahan kepada seluruh siswa yang mengikuti UN, usai pelaksanaan dan mengundang seorang polisi untuk memberikan arahan juga. Agar mereka tidak melakukan konvoi dan coret-coret seragam,” jelasnya.

Karenanya Binsar mengaku tak menyangka jika anak didiknya masih bersikap seperti itu usai UN. “Kita telah ingatkan itu (jangan pawai) di hadapan ratusan siswa,” bilang Binsar lagi.

Namun ia berharap, pihak yang tersinggung dengan ulah Sonya, terutama keluarga besar Irjen Arman Depari dan keluarga besar kepolisian agar mau memberikan maaf pada Sonya. Apalagi, Sonya kini sedang berduka. Ayahnya wafat setelah kaget putrinya jadi objek caci maki akibat sikap arogansinya. (jpgrup)

Baca Juga:
> Ini Kata Polwan yang Dibentak oleh Siswi Cantik yang Mengaku Putri Irjen Arman Depari.
> Ngaku Anak Mantan Kapolda Kepri, Siswi SMA Cantik Ini Bentak-Bentak Polisi

Respon Anda?

komentar