Hadapi MEA, BLK Kepri Latih Teori Dasar Listrik

666
Pesona Indonesia
Syuzarlis (belakang) melihat peserta pelatihan dasar listrik. foto:wijaya satria/batampos
Syuzarlis (belakang) melihat peserta pelatihan dasar listrik. Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan skill masyarakat menghadapi MEA. foto:wijaya satria/batampos

batampos.co.id – Mempersiapkan masyarakat Kepri untuk memiliki keahlian dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), Badan Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kepri menjemput bola turun ke sejumlah kabupaten/kota menggelar pelatihan keahlian berbagai bidang. Di Kabupaten Lingga, BLK Kepri menggelar pelatihan teori dasar listrik.

”Kami mendidik 15 peserta di Dabo Singkep dalam kurun waktu 240 jam pelajaran,” ujar Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Syuzarlis, di ruang pelatihan, Rabu (6/4).

Syuzarlis mengatakan, kegiatan ini juga sebagai dukungan terhadap program Gubernur Kepri dan Bupati Lingga yang fokus pada pengembangan dunia kerja, sehingga program tersebut dapat menciptakan tenaga yang siap pakai.

Selain mempelajari teori dasar listrik, sambung Syuzarlis, peserta juga dinilai berbasis kompetensi sehingga tidak hanya meningkatkan pengetahuan mereka dalam bidang kelistrikan, juga dapat merubah sikap peserta ke arah yang lebih baik. Karena dunia bekerja saat ini juga membutuhkan pekerja yang ahli dan jujur dalam bersikap.

Syuzarlis yang juga menjabat Kepala TU BLK Kepri yang sekaligus pemegang sertifikat, berencana akan menggelar kegiatan serupa setiap tahunnya. Namun kelanjutan kegiatan ini akan difokuskan pada bidang yang dibutuhkan masyarakat kepulauan seperti di Kabupaten Lingga ini.

”Melihat potensi di Kabupaten Lingga, rencana ke depan kami akan melakukan pelatihan pada bidang perkebunan dan perikanan,” ujarnya.

Dikatakan Syuzarlis, BLK Kepri setiap tahun terus membuka pendaftaran pelatihan kepada siapa saja yang berniat dalam meningkatkan kemahiran sesuai bidang yang diminati secara gratis. Pelatihan yang digelar BLK itu, las, otomotif, bubut logam, menjahit, komputer, teknik pendingin, elektronika, dan listrik.

Sementara itu, instruktur pelatih listrik BLK Provinsi, Syafiq, mengatakan seluruh peserta dilatih teori dasar listrik yakni penerangan, pemasangan, cara merakit, merangkai, membaca gambar, dan berbagai latihan dasar kelistrikan lainnya.
Ia berharap, Pemkab Lingga menindaklanjuti seluruh peserta yang telah lulus pada teori dasar listrik untuk mengikuti tingkat lanjutan.

Peserta akan diajarkan instalasi tenaga, programer logic kontrol, tehnik pendingin, dan pelatihan lainnya yang lebih menjurus. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar