Harga BBM sudah Turun, Harga Cabai dan Bawang Malah Naik Drastis

1210
Pesona Indonesia
Aktifitas pedagang bawang dan cabai di Pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, kemarin. Harga cabai dan bawang di Bintan mengalami kenaikan walaupun harga BBM turun.  foto:harry/batampos
Aktifitas pedagang bawang dan cabai di Pasar Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, kemarin. Harga cabai dan bawang di Bintan mengalami kenaikan walaupun harga BBM turun. foto:harry/batampos

batampos.co.id – Pemberlakuan turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) baik jenis bensin, solar dan pertamax yang mencapai Rp 500 per liternya, ternyata tak membuat semua komoditas kebutuhan pokok mengalami perubahan harga. Bahkan ada beberapa komoditas yang harganya mengalami kenaikan dan juga harganya tak berubah atau tettap.

Komoditas kebutuhan pokok yang harganya mengalami kenaikan terjadi pada bawang putih yang awalnya dijual Rp 33 ribu per kilogram (Kg) sekarang dipatok Rp 40 ribu per Kg atau mengalami kenaikan harga Rp 7 ribu. Kemudian cabai kering yang awalnya dijual Rp 38 ribu per Kg sekarang dipatok Rp 52 ribu per Kg atau mengalami kenaikan Rp 17 ribu. Sedangkan untuk komoditas yang harganya tak mengalami perubahan atau tetap yaitu daging sapi segar dengan harga Rp 135 ribu per Kilogram (Kg), daging sapi beku Rp 80 ribu per Kg, dan wortel Rp 15 ribu per Kg.

“Cuma dua komoditas saja yang naik dan juga harganya yang menetap. Padahal kalau ditelusuri dari pendistribusian pasokan komoditas tersebut, seharusnya harganya turun,” ujar Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag dan UKM) Bintan, Setia Kurniawan saat meninjau harga bahan pokok di Pasar Tradisional Barek Motor, Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Rabu (6/4).

Selama ini beberapa komoditas kebutuhan pokok yang didistribusikan dari daerah luar seperti Sumatera dan Jawa untuk sampai ke Bintan menggunakan transportasi laut. Jadi transportasi laut ini sangat menyumbang besar terhadap perubahan harga. Karena saat ini mengalami penurunan harga BBM pastinya juga berpengaruh pada turunnya tarif transportasi laut. Semestinya beberapa komoditas tersebut harus mengalami penurunan walaupun tak besar tetapi signifikan.

Sedangkan untuk komoditas yang berasal dari lokal mengalami penurunan drastis. Khususnya pada komoditas sayur-sayuran yang harganya turun mencapai Rp 2-5 ribu per Kg diantaranya kangkung dari Rp 8 ribu per Kg menjadi Rp 5 ribu atau turun Rp 3 ribu, bayam dari Rp 8 ribu per Kg menjadi Rp 6 ribu atau turun Rp 2 ribu. Lalu kacang panjang dari Rp 12 ribu per Kg menjadi Rp 7 ribu atau turun Rp 5 ribu, kol dari Rp 9 ribu per Kg menjadi Rp 7 ribu atau turun Rp 2 ribu, tomat dari Rp 16 ribu per Kg menjadi Rp 12 ribu atau turun Rp 4 ribu dan mentimun dari Rp 7 ribu per Kg menjadi Rp 5 ribu atau turun Rp 2 ribu. Kemudian cabai rawit dari Rp 40 ribu per Kg menjadi Rp 35 ribu atau turun Rp 5 ribu dan cabai merah dari Rp 42 ribu per Kg menjadi Rp 39 ribu atau turun Rp 3 ribu.

“Hanya terong saja yang harganya tetap yaitu Rp 9 ribu per Kg,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar