Lingga akan Miliki Perpustakaan Apung, Sasarannya Masyarakat Pesisir

657
Pesona Indonesia
Anak-anak pulau berebutan hendak membaca buku di perpustakaan apung milik Pemkab Bintan. Tak lama lagi, Lingga akan menusul memiliki perpustakaan apung yang menyasar masyarakat di pesisir. foto:dok
Anak-anak pulau berebutan hendak membaca buku di perpustakaan apung milik Pemkab Bintan. Tak lama lagi, Lingga akan menusul memiliki perpustakaan apung yang menyasar masyarakat di pesisir. foto:dok

batampos.co.id – Direktur Lembaga Kelautan dan Perikanan Indonesia (LKPI) Kabupaten Lingga Aldono, mengatakan, Kabupaten Lingga akan memiliki perpustakaan apung, Senin (2/5) mendatang. Ia berharap warga di pesisir terutama di sekitar Kecamatan Senayang anak-anak nelayan akan dapat memanfaatkan fasilitas tersebut sepuasnya.

Dikatakan Aldono, buku-buku yang tersedia beragam, mulai dari buku agama, pendidikan sekolah, hingga buku cerita rakyat.
Sasarannya, kata Aldono, adalah anak-anak pesisir dengan tujuan mengembangkan minat baca dan membuka wawasan terhadap anak-anak yang selama ini di wilayah pesisir Lingga minim buku-buku bacaan.

”Peluncurannya bulan depan, pas Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei. Perpustakaan ini adalah binaan LKPI dan bekerjasama dengan Disdikpora, Arsip, Perpustakaan, Kesra, dan Perpustakaan Pemprov Kepri sebagai penyedia buku-buku,” ungkapnya, Rabu (6/4).

Selain buku-buku di perpustakaan mini apung, lanjut Aldono, LKPI juga memiliki sarana pendidikan lain seperti audio visual yang menyuguhkan film-film nasionalis dan motivasi yang akan menjadi salah satu hiburan dan pendidikan bagi warga saat malam hari.

”Kami akan buatkan juga layar tancap. Program-program dan perkembangan di Kabupaten Lingga termasuk film-film nasionalis. Agar memberikan motivasi bagi anak-anak sekolah,” kata Aldono yang biasa disapa Wak Don.

Usaha melalui program seperti ini, kata Wak Don, diharapkan dapat mendukung visi misi Bupati Lingga Alias Wello. Sebab, sambungnya, pada 1 Mei mendatang akan menjadi momentum hari peduli pendidikan Lingga.

Awe, panggilan akrab bupati, juga mengajak seluruh warga di Lingga secara swadaya menyisihkan uang untuk kegiatan pendidikan.

”Semua harus dimulai dengan rasa kebersamaan. 1 Mei nanti akan kita luncurkan program peduli pendidikan di Kabupaten Lingga. Kita ajak seluruh masyarakat Lingga, baik yang ada di sini maupun berdomisili di luar daerah. Termasuk para pengusaha, kita ajak semua untuk berbagi,” ungkap Awe, belum lama ini. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar