Ngaku Anak Mantan Kapolda Kepri, Siswi SMA Cantik Ini Bentak-Bentak Polisi

1852
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Ujian Nasional tingkat SMA yang berakhir, Rabu (6/4/2016) dirayakan para siswa dengan aksi coret-coret seragam dan konvoi di jalanan.

Di Medan, saat konvoi polisi menghentikan mobil Honda Brio yang membuka kap belakangnya di ruas Jalan Sudirman tak jauh dari Hotel Polonia.

Polwan Ipda Perida Panjaitan kemudian menemui anak-anak yang masih berseragam sekolah namun penuh coretan itu untuk mengingatkan kalau aksi konvoi dengan mobil dibuka kap belakang itu membahayakan pengendara lain dan mereka sendiri.

Namun, seorang pelajar cantik yang ada di mobil itu tiba-tiba marah dan membentak-bentak Ipda Perida. Ia tak terima dihentikan. Bahkan ia mengancam akan menurunkan pangkat sang Polwan.

“Saya tidak main-main ya, saya tandai Ibu. Asal tau saja, saya ini anak Arman Depari. Ingat ya anak Arman Depari,” katanya sambil menunjuk-nunjuk ke polwan tersebut.

Arman Depari adalah mantan Kapolda Kepri yang kini menjabat sebagai Deputi Bidang Pemberantasan BNN.

Namun salut, Ipda Perida tetap tenang. Ia bahkan sempat menempelkan jari telunjuknya di bibirnya pertanda meminta anak ini jangan terlalu berisik. Namun pelajar yang mengaku anak jenderal ini tetap saja marah-marah.

“Iya….iya….ok.. ok ya,” kata Perida.

Wartawan yang meliput langsung saat itu terkenjut mendengar nama Arman Depari disebut-sebut. “Oh.. anak Arman Depari, orang BNN…,” ujar wartawan.

“Jangan bawa-bawa nama Arman Depari ya… itu jenderal ya…,” ujar wartawan lagi.

Mendengar wartawan mengatakan hal itu, si cantik bermulut pedas itu langsung berubah wajahnya. Ia langsung menghindari kamera dengan rambut indahnya. Ia tampak malu.

“Masa anak jenderal kelakuannya begini…,” ujar wartawan lagi.

Nah, saat itulah si mulut pedas ini masuk ke dalam mobil bersama teman-temannya.

Sementara siswi yang menyetir Honda Brio itu lagi dinasihati oleh Ipda Perida. “Ini demi keselamatan dan kepentingan kalian loh…, Sudah kalian langsung pulang ke rumah ya,” ujar Perida dengan nada lembut.

Si Anak yang dinasihati tampak sempat diam, lalu mengambil kunci mobil dari tangan Perida. Sesaat kemudian memacu kembali Honda Brio yang mereka gunakan. Bahkan, sikap tak sopan kembali ditunjukkan konvoi anak ini dengan menekan klatson mobil keras-keras lalu kabur.

Wartawan TV One kemudian mengkonfirmasi ke Arman Depari soal pengakuan siswi SMA tadi, bahwa dia anak Arman Depari.

Wawancara lewat telepon yang live di TV One, Rabu (6/4/2016) malam, Arman Depari menegaskan kalau ia tidak memiliki anak perempuan. “Anak saya tiga, semua laki-laki,” ujar Arman Depari. “Anak saya juga semua di Jakarta, tidak ada di Medan,” kata Arman Depari lagi.

“Saya tegaskan tak punya anak perempuan,” tegasnya lagi.

Soal apakah akan melakukan langkah hukum, Arman mengatakan belum berfikir sejauh itu, meski namanya dicatut. “Tapi saya suda koordinasi dengan Polresta Medan, tapi sekali lagi anak yang mengaku anak saya bukan anak saya,” ujar Arman, lagi. (nur)

Respon Anda?

komentar