Penderita Diabetes di Tanjungpinang 6.837 Orang

722
Pesona Indonesia
Seorang warga memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Pancur Tanjungpinang, Senin (18/1).  F.Yusnadi/Batam Pos
Seorang warga memeriksakan kesehatannya di Puskesmas Pancur Tanjungpinang, Senin (18/1). Dinkes mencatat penyakit diabetes salah satu penyakit yang banyak diderita warga Tanjungpinang
F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tanjungpinang mencatat, Diabetes merupakan salah satu penyakit terbanyak yang diderita oleh Masyarakat Kota Tanjungpinang. Tercatat sepanjang tahun 2015 lalu, sebanyak 6.837 penderita Diabetes di Kota Tanjungpinang.

“Diabetes ini merupakan penyakit terbanyak nomor lima di Kota Tanjungpinang. Karena itu perlu diwaspadai,” ujar Kepala Dinkes Kota Tanjungpinang, Rustam, Rabu (6/4).

Karena itu, bersempena dengan Hari Kesehatan se-Dunia yang jatuh setiap 7 April yang fokus terhadap penyakit Diabetes, Rustam mengimbau masyarakat Kota Tanjungpinang untuk waspada terhadap bahaya dan peningkatan kasus Diabetes. Karena jumlah penduduk yang terkena semakin meningkat setiap tahunnya.

Himbauan tersebut, kata Rustam karena beban ekonomi, sosial dan kesehatan akibat Diabetes sangat besar. Mulai dari biaya perobatan, tidak produktif akibat sakit dan cacat yang menimbulkan ketergantungan pada anggota keluarga lain.

Rustam mengatakan, faktor resiko Diabetes ini berasal dari gaya hidup dan perilaku. “Harus ada perhatian khusus bila berat badan berlebih, lingkar perut terlalu besar dan aktifitas fisik kurang. Pengaturan porsi makan sangat penting untuk pencegahan,” ujarnya.

Dikatakan Rustam, dalam pencegahan dan penanggulangan Diabetes, seperti deteksi dan pengendalian faktor resiko diabetes melalui Posbindu di 18 kelurahan. Kemudian, telah dilakukan penanganan penderita Diabetes di Puskesmas dan rujukannya di Rumah Sakit.

“Ada pula pengelolaan penderita penyakit Diabetes kronis melalui kelompok prolanis di Puskemas, klinik-klinik dan RS dengan kegiatan pemeriksaan, konsultasi dan edukasi, serta exercise fisik,” tuturnya. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar