Tarif Angkutan Umum Turun Rp 1.000 di Karimun

590
Pesona Indonesia
Angkot di Karimun yang berwarna biru. Tarif angkutan umum antar kota di Karimun akan turun seiring penurunan harga BBM. foto:jpg
Angkot di Karimun yang berwarna biru. Tarif angkutan umum antar kota di Karimun akan turun seiring penurunan harga BBM. foto:jpg

batampos.co.id – Untuk menyesuaikan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) premium dan solar, Oragnisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Karimun juga akan segera menyesuaikan tarif angkutan umum dalam kota (Angkot), khususnya untuk jurusan Balai Kota ke Meral dan sebaliknya serta Balai Kota ke Tebing dan sebaliknya.

”Jika dilihat penurunan harga BBM, khususnya premium yang menjadi bahan dasar untuk operasional mobil angkot beberapa bulan lalu dan juga yang terbaru, maka kita setuju untuk menurunkan tarifnya Rp 1.000,” ujar Ketua Organda Kabupaten Karimun, Amirullah kepada Batam Pos, Rabu (6/4).

Saat ini, untuk tarif angkot dari Balai ke Meral baik jauh dan dekat Rp 5 ribu. Begitu juga dengan Balai ke Tebing Rp 5 ribu. Dengan penurunan Rp1.000 tersebut, maka kedua jurusan tersebut jadi Rp 4 ribu. Sementara tarif untuk pelajar, kata Amirullah, tetap Rp 2 ribu.

Penurunan tarif tersebut belum resmi karena baru kemarin pihaknya mulai rapat dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karimun. Angka penurunan Rp 1.000 itu merupakan maksimal penurunan yang akan disampaikan. Karena, kalau dihitung-hitung penurunan premium kali ini hanya Rp 500, tapi ditambah dengan penurunan sebelumnya sebesar Rp 350, maka dibulatkan saja menjadi Rp 1.000.

Kepala Dishub Kabupaten Karimun, Aryandy secara terpisah menyebutkan, bahwa rapat yang dilaksakan pihaknya tidak hanya bersama dengan Organda, tapi juga dengan perusahaan pelayaran antar pulau dalam kabupaten. ”Ini merupakan rapat pertama dan diharapkan tidak terlalu lama berlangsungnya. Dan, kita juga telah memperkirakan berdasarkan surat dari Kementerian Perhubungan RI, bahwa penurunan tarif angkot dan kapal penumpang itu sampai 3 persen,” jelasnya.

Ketua Indonesian Nastional Shipowners Association (INSA) Kabupaten Karimun, Bustami Dt Rajo Marah secara terpisah menyebutkan, tarif kapal feri dari Tanjungbalai karimun ke Batam, Sekupang, Dumai, Selat Panjang dan Tanjungbuton belum mengalami perubahan.

”Harga tiket kapal laut ke berbagai kota dan provinsi dari Tanjungbalai masih tetap. Perubahan menunggu rapat dengan Dinas Perhubungan Provinsi Kepri. Dan, keputusannya nanti melalui surat resmi Gubernur Kepri. Belum ada informasi atau pemberitahuan kapan dilakukan rapat tersebut. intinya kita siap untuk mengikuti rapat untuk membahas perubahan tarif,” ungkapnya. (san/bpos)

Respon Anda?

komentar