Janji Pemprov Meleset Lagi, PLTMG Dompak Jadi Pajangan

868
Pesona Indonesia
PLTMG Dompak. foto:jailani
PLTMG Dompak. foto:jailani

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri belum bisa menunaikan janjinya terkait pemenuhan kebutuhan listrik untuk Perumahan Tanjungsiambang Dompak diawal Tahun Anggaran (TA) 2016 ini. Sementara itu, Pembakit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Dompak yang diharapkan menjadi penyuplai listrik di Dompak sampai saat ini masih menjadi pajangan.

Pantauan Batam Pos (grup batampos.co.id) dilapangan, Kamis (7/4), tidak ada aktivitas operasional pada pembangkit dengan kapasitas 3×3 mega watt tersebut. Sejak rampung dikerjakan beberapa waktu yang lalu, dari PLTMG tersebut digadang-gadangkan sudah menyuplai 3 mega watt dari satu unit pembangkit. Masih pantauan dilapangan, dilokasi PLTMG juga tidak terlihat adanya kontainer Compressed Natural Gas (CNG).

“Yang jelas semua unit sudah running. Satu diantaranya sudah masuk sistem. Sedangkan yang lainnya masih menunggu Presure Regulating Sistem (PRS). Karena sampai saat ini, PRS-nya masih belum ada,” ujar Humas bright PLN Batam, Rudi Antono, Kamis (7/4), melalui sambungan telpon.

Sementara itu, masyarakat Perumahan Tanjungsiambang menagih janji Pemprov Kepri terkait pemenuhan kebutuhan listrik di Perumahan tersebut. Masyarakat sebelah Kantor Gubernur Kepri tersebut juga protes, lantaran kehadiran PLTMG Dompak juga tidak memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Dulu digadang-gadang PLTMG Dompak untuk memenuhi kebutuhan listrik di Dompak. Kenyataanya sampai sekarang, hanya jadi pajangan saja,” cetus Sani, warga Perumahan Tanjungsiambang Dompak, kemarin.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Provinsi Kepri, Muhammad Darwin mengatakan sesuai dengan rencana kerja Pemerintah Provinsi Kepri, pada bulan Januari lalu listrik sudah menyala di Perumahan Tanjungsiambang, Dompak, Tanjungpinang.

“Di Perumahan Relokasi Tanjungsiambang tahap pertama, apabila tidak ada halangan Januari sudah menyala,” ujar Muhammad Darwin belum lama ini.

Lebih lanjut katanya, pekerjaan instalasi yang ditangani Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kepri sudah selesai dilaksankan sekitar awal bulan Desember lalu. Disebutkannya, untuk Perumahan Tanjungayun, Dompak masih menunggu pemasangan instalasi selesai dari Dinas PU.

“Karena anggaran tahun 2015 mengalami defisit, rencana kerja tersebut menjadi tertunda. Direncanakan akan diselesaikan pada tahun depan lewat APBD 2016,” jelas Darwin.

Dikatakannya juga, di Perumahan Tanjungsiambang yang akan dialirkan listrik pada Januari mendatang adalah pembangunan tahap pertama. Sedangkan pembangunan tahap kedua, belum dianggarkan. Ditambahkannya, untuk tahap awal ada 97 Kepala Keluarga (KK) di Perumahan Tanjungsiambang. Sedangkan di Perumahan Tanjungayun ada sebanyak 20 KK.

“Ini adalah program listrik desa, kerjasama antara Dinas Pertambangan dan Energi dengan Dinas PU Kepri,” ungkap Darwin. (jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar