Kapal Bawa 15 Ton BBM Meledak

773
Pesona Indonesia
ilustrasi kapal terbakar.
ilustrasi kapal terbakar.

batampos.co.id – Kapal motor (KM) Indah Permata yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) meledak saat bersandar di Pelabuhan Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, Natuna, Rabu (6/4) sekitar pukul 18.00 WIB. Kapal kayu tersebut membawa 10 ton minyak tanah dan 5 ton premium.

Nakhoda KM Indah Permata, Darmiyanto, 37, mengaku terjadinya ledakan saat ia menghidupkan mesin kapal. Rencananya ia akan membawa BBM tersebut menuju Pelabuhan Tanjung Bayan di Kecamatan Midai, Natuna.

”Waktu saya hidupkan mesin, tiba-tiba ada ledakan di bagian ruang mesin. Bahkan komponen mesin juga ikut terpental sampai ke luar. Saya langsung terjun ke air dan diselamatkan warga,” ungkap Darmiyanto.

Sementara anak buah kapal (ABK) Emil,35, yang sempat terjebak di dalam kapal akhirnya dapat menyelamatkan diri dengan cara menjatuhkan diri ke air dan berenang menuju tepi sungai. Meski kondisinya cukup parah akibat luka bakar disekujur tubuhnya. Ia pun langsung diselamatkan warga dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna.

”Waktu meledak, api langsung membesar. Dalam hitungan menit, api langsung menghanguskan badan kapal yang berisi bensin dan minyak tanah,” ungkapnya.

Kini kedua korban yang mengalami luka bakar dirawat intensif di ruang ICU RSUD Natuna.Di tempat terpisah pemilik kapal, Awalaudin, 62, mengaku BBM yang dibawa tersebut untuk kebutuhan masyarakat Midai. Pasca periristiwa tersebut, sebanyak 15 ton BBM tidak bisa diselamatkan.

”Minyak (BBM, red) itu untuk kebutuhan masyarakat Midai,” katanya.

Sementara itu petugas medis RSUD Natuna, dr Hasan yang menangani korban mengatakan luka bakar korban mencapai 60 persen. Hampir lebih separuh tubuhnya terbakar.

”Luka bakarnya tingkat dua, kami terus evaluasi kondisi korban. Tapi saat ini kondisinya stabil,” kata Hasan.

Pasca terbakarnya BBM untuk masyarakat Midai, diperkirakan akan terjadi kelangkaan BBM di pulau tersebut. Menanggapi hal tersebut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (DanLanal) Ranai, Kolonel Arif Badrudin, berjanji akan menyiapkan KRI Pattimura yang kini sedang berada di Sabang Mawang, Natuna.

”Untuk mengantisipasi kelangkaan BBM masyarakat di sana (Midai, red). Kami sudah siap dengan KRI Pattimura jika diperlukan,” ungkap Danlanal.(arn/bpos)

Respon Anda?

komentar