Manfaatkan Energi Terbaharukan untuk Listrik di Tambelan

869
Pesona Indonesia
Lansekap pemukiman masyarakat Tambelan jelang hari berganti malam. Listrik di kecamatan ini belum nyala 24 jam. Pemkab Bintan sedang menimbang kemungkinan menggunakan energi terbaharukan untuk menjadi sumber tenaga pembangkit di sana. F. Fatih Muftih / Batam Pos.
Lansekap pemukiman masyarakat Tambelan jelang hari berganti malam. Listrik di kecamatan ini belum nyala 24 jam. Pemkab Bintan sedang menimbang kemungkinan menggunakan energi terbaharukan untuk menjadi sumber tenaga pembangkit di sana. F. Fatih Muftih / Batam Pos.

batampos.co.id – Menyikapi krisis listrik yang terjadi di Kecamatan Tambelan, yang berbatasan dengan Kalimantan, Bupati Bintan Apri Sujadi, berusaha mencari solusi. Salah satunya dengan pemanfaatan energi terbaharukan sebagai daya listrik masyarakat Tambelan. ”Bisa itu dari tenaga air atau angin,” ucapnya, Kamis (7/4)

Pertimbangan ini sudah dikomunikasikan lintas arah. Baik dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan pengusaha di bidang energi, yang beberapa hari sebelumnya juga sudah berdiskusi dengan Apri. Dari komunikasi, kata dia, tenaga angin adalah yang paling memungkinkan. ”Nanti dihitung lagi peluangnya seperti apa kalau memang bisa, Pemkab Bintan siap mendukung itu,” tegas Apri.

Bila memang butuh asupan anggaran, Pemkab Bintan bakal mengalokasikan pada anggaran 2017. Bukan semata urusan anggaran yang jadi urusan pemerintah daerah. Yang paling penting juga, kata Apri, adalah perizinan tata peruntukan wilayah di sana. ”Karena itu perlu dihitung dan direncanakan dengan matang. Kami ingin di Tambelan listrik bisa menyala 24 jam,” ungkapnya.

Sebelumnya, sejumlah warga Tambelan meminta Pemkab Bintan dan PLN memerhatikan secara langsung kondisi listrik kekinian di sana.

Hingga kini, pemadaman listikmasih belum ada solusi. Selain itu, tarif listrik yang dibebankan kepada pelanggan diduga tidak sesuai dengan pemakaian daya listrik.

”Kondisi normal, listrik hidup dari pukul 17.00 WIB sampai pukul 06.30 WIB pagi untuk hari Senin sampai Sabtu. Kalau Minggu 24 jam. Sekarang, listik sering padam,” ungkap Edy salah seorang warga Tambelan. (muf/bpos)

Respon Anda?

komentar