Pajak Kendaraan Mati, Tak Kena Denda

1364
Pesona Indonesia
Sejumlah motor parkir di depan Hotel Tarempa Beach. Kendaraan bermotor kini dibebaskan dari denda jika pajak kendaraan mati hingga 17 Mei mendatang. foto:syahid/batampos
Sejumlah motor parkir di depan Hotel Tarempa Beach. Kendaraan bermotor kini dibebaskan dari denda jika pajak kendaraan mati. foto:syahid/batampos

batampos.co.id – Kepala Unit Pelaksana teknis (UPT) Samsat Tarempa, Armunizar, mengatakan Pemprov Kepri sudah mengeluarkan peraturan gubernur nomor 20 tahun 2016, tentang penghapusan sanksi administrasi dan bea balik nama kendaraan bermotor. Peraturan ini berlaku di seluruh Kepri termasuk di Kabupaten Anambas. Jadi ketika membayar pajak kendaraan tidak akan kena denda.

Peraturan gubernur tersebut kata Armunizar, hanya berlaku untuk dua bulan saja mulai 18 Maret hingga 17 Mei mendatang. Bagi wajib pajak yang membayar pajak dalam waktu yang ditentukan, tidak akan dikenakan sanksi denda meski pajak kendaraannya sudah mati, dengan syarat Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) masih berlaku.

”Walaupun sudah dua tahun mati pajak, tetap tidak kena denda. Hanya dikenakan pajak pokok saja,” jelas Armunizar, Kamis (7/4).
Armunizar berjanji, pihaknya siap membatu masyarakat Anambas untuk membayar pajak kendaraan khususnya pemilik kendaraan yang pajaknya sudah mati. Bentuk bantuan tersebut hanya melayani pembayaran pajak saja, sementara untuk balik nama belum bisa.

”Kami hanya bisa melayani pembayaran pajak kendaraan saja. Kalau ada yang mengurus balik nama kendaraan, kami hanya bisa membantu cek fisiknya saja, selebihnya mengurus di tempat asal kendaraan,” ungkapnya.

Terkait adanya penghapusan denda tersebut, Wawan, warga Anambas merasa senang karena bisa membayar pajak di Anambas tanpa harus ke daerah asal kendaraan. ”Dengan adanya aturan ini jadi mempermudah saya. Jadi tak usah pergi ke Batam,” ungkapnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar