Rawan Penyelundupan Narkoba, Polisi Jaga Perairan dan Tiga Pelabuhan di Tanjung Uban

839
Pesona Indonesia
Pelabuhan Roro Tanjung Uban, salah satu pelabuhan yang diawasi karena rawan penyelundupan narkoba. foto:dok
Pelabuhan Roro Tanjung Uban, salah satu pelabuhan yang diawasi karena rawan penyelundupan narkoba. foto:dok

batampos.co.id – Polres Bintan menerjunkan 15 personel guna melakukan penjagaan di tiga titik lokasi pintu masuk melalui laut ke Tanjunguban. Yakni Kawasan Pelabuhan Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP), Pelabuhan Bulang Linggi dan perairan antara Tanjunguban-Kota Batam. Hal ini dilakukan karena wilayah bagian utara Bintan ini sangat rawan penyelundupan narkoba dari Kota Batam.

”Kita lakukan pengawasan dan penjagaan di kawasan rawan masuknya narkoba. Namun untuk penjagaan disejalankan dengan kegiatan Operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar) yang dilakukan hingga 21 April mendatang,” ujar Kapolsek Bintan Utara, Kompol Razali Udin, Kamis (7/4).

15 personel yang diturunkan tergabung dari tiga satuan yaitu Satlantas, Satpolair dan anggota Polsek Bintan Utara.
Kesatuan ini memiliki tugas masing-masing. Yaitu Satlantas Polres Bintan menjaga di pintu keluar dan masuknya angkutan dari Kapal Roll On Roll Of (Roro) di Pelabuhan ASDP dan keluar masuknya penumpang di Pelabuhan Bulang Linggi.

Kemudian Satpolair Polres Bintan menjaga pergerakan pelayaran kapal-kapal yang lalulalang melintasi perairan Tanjunguban-Kota Batam. Sedangkan anggota Polsek Bintan Utara membagi tugas membantu masing-masing satuan.

”Untuk waktunya tidak tetap. Kadang-kadang dilakukan pagi, siang ataupun malam,” katanya.

Apakah ada penumpang angkutan Kapal Roro ataupun penumpang Kapal Ferry yang tertangkap tangan membawa atau menyelundupkan narkoba? Razali mengaku sampai saat ini belum didapati pelaku yang membawa atau menyeludupkan narkoba. Namun dirinya pernah berhasil membekuk pengendara mobil membawa narkoba saat melintasi Jalan Simpang Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam (SKL) beberapa hari yang lalu. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar