Rp 4,2 M untuk Bangun Dermaga di Pulau Penyengat

2156
Pesona Indonesia
Pulau Penyengat, objek wisata yang paling ramai dikunjungi wisatawan di Tanjungpinang. Disparbud membentuk kelompok sadar wisata yang bertugas mempromosikan wisata Tanjungpinang. foto:Disparbud Tanjungpinang
Pulau Penyengat, objek wisata yang paling ramai dikunjungi wisatawan di Tanjungpinang. Dishubkominfo akan membangun dermaga baru untuk menunjang sektor wisata di Pulau penyengat. foto:Disparbud Tanjungpinang

batampos.co.id – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Tanjungpinang tengah melakukan pembenahan pelabuhan di beberapa objek pariwisata yang ada di Kota Tanjungpinang, yaitu pembangunan dermaga di Istana Kota Rebah dan dermaga di Kampung Datuk Penyengat. Tujuannya, untuk mendukung sektor pariwisata di Kota Tanjungpinang.

“Untuk tahun 2016 ini, kita dapat Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 4,2 M untuk pembangunan dermaga di Kampung Datuk Penyengat,” ujar Kabid Perhubungan Laut Dishubkominfo Kota Tanjungpinang, Sony Andriana Kusuma didampingi Kasi Kepelabuhanan, Harry Suhendra ditemui di Kantor Dishubkominfo Kota Tanjungpinang, Kamis (7/4).

Saat ini pihaknya sedang menyiapkan tahapan lelang konsultan pengawas untuk pembangunan Dermaga di Kampung Datuk Penyengat. Sementara untuk lelang fisik direncanakan Mei 2016 mendatang. “Pembangunan baru dimulai setelah lelang fisik itu. Dan selesai 5-6 bulan setelahnya,” ujarnya.

Dermaga Kampung Datuk Penyengat direncanakan memiliki panjang 10 meter, dengan ponton lebarnya 10×6 meter. Dimana jarak jembatan penghubung dermaga ke ponton sepanjang 7 meter.

Dengan adanya dermaga Kampung Datuk Penyengat, maka Pulau Penyengat memiliki dua dermaga pendukung. “Direncanakan dermaga baru ini akan menjadi pintu masuk wisatawan. Sedangkan dermaga yang lama menjadi pintu keluarnya,” tutur Sony.

Meskipun akan dibangun dermaga baru di Pulau Penyengat, Dishub tetap akan memperhatikan kelayakan dermaga lama Pulau Penyengat. Dermaga lama yang akrab disebut sebagai dermaga kuning itu, kata Sony, telah ditinjau oleh Dishubkominfo Kota Tanjungpinang.

“Hasil tinjauan, kami koordinasikan kepada Dishub Provinsi Kepri untuk tindaklanjutnya. Karena dermaga kuning di Pulau Penyengat dan dermaga kuning di Tanjungpinang merupakan kewenangan Dishub Provinsi Kepri,” ujarnya.

Dari hasil koordinasi yang telah dilakukan, kata Sony, pihak Dishub Provinsi Kepri menyampaikan akan segera melakukan pemeliharaan terhadap dua dermaga kuning tersebut.

Selain di Kampung Datuk Penyengat, Dishubkominfo Kota Tanjungpinang juga telah membangun dermaga di objek wisata Istana Kota Rebah yang berada di Sungai Carang. Dermaga yang bercorak melayu tersebut menghabiskan anggaran Rp 4,5 M. (Lra/bpos)

Respon Anda?

komentar