Sandera Abu Sayyaf: 10 WNI, 1 Italia, 1 Belanda, 2 Kanada, 1 Norwegia, 3 bakal Dieksekusi Hari Ini

1606
Pesona Indonesia
WN asing yang disandera militan Abu Sayyaf. Foto: cnn
WN asing yang disandera militan Abu Sayyaf. Foto: cnn

batampos.co.id – Bukan hanya 10 Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera oleh militan Abu Sayyaf, tapi juga ada lima warga negara asing lainnya yang lebih awal disandera.

Armed Forces of the Philippines (AFP) membenarkan bahwa kelompok Abu Sayyaf telah menahan 15 warga negara asing.

Juru bicara AFP, BGen. Restituto Padilla dan Kolonel Benjamin Hao, Rabu (6/4/2016) kemarin menyebutkan, ke-15 warga negara asing yang disandera militan Abu Sayyaf; 1 orang berasal dari Belanda, 1 Italia, 2 Kanada, 1 Norwegia, 10 orang Indonesia.

Ini nama-nama sandera militan Abu Sayyaf yang dirilis AFP:

1 Belanda: Ewold Hurn
1 Italia: Rolando del Torchio
2 Kanada: John Ridsdel dan Robert Hall
1 Norwegia: Kjartan Sekkingstad
10 Indonesia: Peter Tonsen Barahama, Julian Philip, Alvian Elvis Peti, Mahmud, Surian Syah, Surianto, Wawan Saputra, Bayu Oktavianto, Reynaldi, Wendi Rahadian.

Data tersebut belum termasuk empat warga Malaysia yang menjadi korban penculikan di lepas pantai timur Sabah, Jumat 1 April 2016 lalu.

Militer Filipina (AFP) itu belum mengonfirmasi apakah empat WN Malaysia itu berada di tangan kelompok Abu Sayyaf, meski dugaan kuat mengarah ke sana.

Yang menyedihkan bagi keluarga 15 sandera ini, militan Abu Sayyaf, Jumat (8/4/2016) hari ini bakal mengeksekusi 3 dari 15 sandera tersebut, seperti ancaman yang sudah mereka edarkan sejak Maret lalu. Mereka adalah dua Kanada dan satu Norwegia.

“Uang tebusan adalah motivasi utama penculikan dan penyanderaan ini. Kami tidak akan takut dengan ancaman tersebut dan akan tetap fokus pada misi kami, menyelamatkan sandera dan membuat penjahat itu bertanggung jawab atas perbuatan jahat mereka,” kata Padilla, sepeti dikutip dari CNN Philippines, Jumat (8/4/2016).

Militer Filipina sejauh ini belum memberi lampu hijau buat negara tetangga membantu menggelar operasi penyelamatan. (adk/jpnn/nur)

Baca Juga:
> Batas Tebusan Sandera Berakhir Hari Ini, Retno: 10 WNI Masih Hidup
> Perusahaan Siap Tebus Peter Cs, Warga Batam yang Disandera Abu Sayyaf
> 4 WN Malaysia yang Diculik Diduga Sudah di Markas Abu Sayyaf
> 4 Bulan Lalu, WN Malaysia Dipenggal Militan Abu Sayyaf
> Ini Nama 4 WN Malaysia yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal TG Massive 6 Dirompak, 4 WN Malaysia Disandera, 2 WNI Lolos
> Batas Pembayaran Tebusan Diperpanjang 8 April, 10 WNI yang Disandera Dipecah Dua
> Pulang dari Filipina, Menlu Yakinkan 10 WNI yang Disandera Masih Aman
> Batas Waktu Pemberian Tebusan Habis, Keluarga 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Khawatir
> Abu Sayyaf Banyak Link di Indonesia, Ini Saran Mantan Kombatan Filipina
> Batas Pembayaran Tebusan Berakhir Hari Ini, Menlu: 10 WNI yang Disandera Masih Hidup
> Filipina Tolak TNI Ikut Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
> Peter Cs Disandera Militan Abu Sayyaf Bersama 11 WNA
> Lokasi 10 WNI Disandera Sudah Diketahui, Tapiā€¦
> Kalau Abang Tak Berangkat Kita Makan Apa? Eh, Ditangkap Militan Abu Sayyaf
> Tolong Selamatkan Peter dari Penyanderaan Abu Sayyaf!
> Menhan RI Kontak Menhan Filipina untuk Operasi Pembebasan Sandera
> Kapten Kapal yang Disandera Militan Abu Sayyaf Ber-KTP Batam
> Inilah Kekuatan Operasi Pembebasan 10 WNI yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> 10 WNI Disandera Militan Abu Sayyaf, Jokowi Kumpulkan Petinggi TNI
> Menanti Pasukan Khusus TNI Selamatkan 10 WNI yang Disandera di Filipina
> Ini Foto-Foto Kapten Kapal TB Brahma 12 yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal WNI yang Disandera Bawa 7.000 Ton Batu Bara
> 10 WNI Disandera, Militan Abu Sayyaf Minta Rp 15 Miliar

Respon Anda?

komentar