Tali Parasut Terbelit, Dua Penerjun TNI AU Tewas

997
Pesona Indonesia
Ilustrasi saat terjun dari pesawat. Foto: istimewa
Ilustrasi saat terjun dari pesawat. Foto: istimewa

batampos.co.id – Keluarga besar TNI kembali berduka. Dua penerjun dari TNI Angkatan Udara (AU), Kopda Beni dan Pratu Supranoto tewas ketika parasut yang digunakan gagal mengembang sempurna saat latihan di di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Kamis (7/4/2016).

Latihan terjun tersebut dalam rangka persiapan perayaan HUT TNI AU yang ke-70.

Amel, salah seorang istri penerjun payung yang berhasil dan selamat mengatakan, saat terjun kedua orang itu sempat bertabrakan di udara.

“Payungnya belum mengembang, sempat tabrakan,” ujar dia kepada wartawan.

“Jatuhnya tidak sempurna, tapi suami aku tadi sempurna. Dua orang itu tadi sempat dibawa ke rumah sakit, tapi enggak tertolong,” bebernya.

Kedua korban diketahui telah dibawa ke Rumah Sakit Pusat TNI AU. Keduanya juga telah meninggal.

“Sebenarnya saya mau nonton juga tadi diajak suami saya. Hari ini memang banyak yang nonton di Halim karena sudah gladi resik,” bebernya.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispenau) Marsekal Madya Dwi Badarmanto mengatakan, ratusan penerjun payung saat itu tengah melakukan demo parade dan devaley untuk persiapan HUT TNI.

“Ada demo pasukan khas dalam membebaskan sandera, kemudian ada demo udara akrobatik Jupiter tim dengan melaksanakan beberapa manuver,” ujar Dwi di bandar udara Halim Perdanakusuma.

Para penerjun payung diharuskan melompat dari pesawat Hercules untuk melangsungkan demo.‎ “Dalam atraksi free fall dari pesawat Hercules C-130, mereka terjun dari ketinggian 10 ribu kaki,” jelasnya.

Hanya saja, Dwi tak tahu persis di ketinggian berapa dua prajuritnya itu kehilangan keseimbangan.

Sementara, penyebab jatuhnya kedua korban, menurut Dwi karena tali terjun payung terbelit, sehingga penerjun tidak bisa menguasai alat terjun payung dengan baik.

“Pertama talinya membelit seperti tadi kita lihat dia berusaha menarik, tetapi tidak bisa. Satu jatuh di perumahan Halim. Yang satu impact saat mendarat ada angin gede. Dia jatuh menghantam di perumahan TNI AU,” jelas Dwi. (elf/JPG)

Respon Anda?

komentar