Anambas Anggarkan Rp 30 Miliar Buat Bayar Utang

1431
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menganggarkan Rp30 miliar untuk membayar utang kepada pihak ketiga. Utang tersebut merupakan utang 2015 lalu. Rencananya akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-Perubahan mendatang. Pembayaran meliputi untuk Gaji PTT dan media. Sedangkan Tunjangan Kesejahteraan dan Perjalanan Dinas dipastikan tidak dibayar.

”Yang dibayar itu berkaitan dengan kontrak kepada pihak ketiga,” ungkap Plt Inspektur (Kepala Kantor Inspektorat) Kabupaten Kepulauan Anambas Augus Raja Unggul, Jumat (8/4).

Dirinya mengatakan sebelumnya utang Pemerintah sebesar Rp 180 miliar, namun Rp 150 miliar sudah dibayarkan pada APBD tahun anggaran 2016. ”Yang sudah dibayarkan itu karena sudah dianggarkan pada APBD 2016 sedangkan Rp 30 miliar sisanya dimasukan pada APBD-P nanti,” katanya.

Pemkab Anambas itu telah selesai melakukan proses verifikasi dan beberapa data yang belum masuk juga telah dilengkapi untuk dimasukan dalam APBD P.

Kendati demekian sebelum dimasukan dalam anggaran APBD P nanti terlebih dahulu akan diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam waktu dekat. Audit BPK dilakukan selama 35 hari, untuk semua yang menggunakan dana APBD termasuk KPUD dan Panwaslu. ”Rencananya Rabu (6/4) kemarin namun karena keterbatasan transportasi maka Senin (11/4),” bebernya.

Untuk laporan keuangan sudah maksimal, Bahkan Bupati Anambas Abdul Haris, sudah menyerahkan laporan keuangan pemerintah daerah ke BPK perwakilan Kepri di Batam pada 31 maret lalu. ”Kita berharap tidak ada permasalahan semua yang disampaikan itu sesui sehingga penilaian kita lebih baik,” pungkasnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar