Gubernur Termuda Ini Sempat Mencari Gubernur Tertua Itu di Istana

1700
Pesona Indonesia

Ismeth Abdukllah dan Zumi Zola saat melayat Sani di RS Abdi Waluyo, Jakarta, Jumat (8/4/2016). Foto: Hasan Aspahani/batampos.co.id

Ismeth Abdullah dan Zumi Zola saat melayat Sani di RS Abdi Waluyo, Jakarta, Jumat (8/4/2016). Foto: Hasan Aspahani/batampos.co.id

batampos.co.id – Gubernur Jambi Zumi Zola salah satu pejabat daeah yang datang melayat begitu mendengar Gubernur Kepri Muhammad Sani meninggal dunia di RS Abdi Waluyo, Jakarta, Jumat kemarin.

Mantan aktor itu, Jumat pagi itu sempat mencari sosok Sani di antara puluhan kepala daerah lainnya, saat pertemuan di Istana Negara bersama Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf  Kalla. Namun, tak disangkanya malah mendapat kabar duka sore itu dari rekan-rekan Sani lainnya.

“Ini sungguh berita mengagetkan saya karena tadi saya cari-cari beliau enggak ada. Saya mau tanya kabarnya sehat atau tidak karena beliau baru keluar rumah sakit,” ujar mantan pacar Ayu Dewi tersebut.

Zumi pun langsung beranjak datang melayat di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat tempat Sani disemayamkan sebelum dibawa ke kampung halamannya. Dengan raut wajah sedih, Zumi mengenang kedekatannya dengan kakek berusia 73 tahun tersebut.

“Beliau senior saya pas jadi Bupati Tanjung Jabung Timur berbatasan dengan Kabupaten Lingga. Beliau sosok seorang guru dan menjadi suatu kebanggan kehormatan ketika sama-sama dilantik di Istana dengannya,” imbuhnya.

Zumi mengatakan, warga Kepri akan sangat kehilangan kepergian gubernur tertua tersebut. Ia yakin Sani menjadi panutan pemimpin yang baik di daerah.

“Tentu beliau akan selalu diingat. Terutama jasa beliau membangun dari saat menjadi bupati hingga gubernur. Semangatnya luar biasa sekali,” tandas Zumi. (JPG)

Respon Anda?

komentar