Herman Tewas Ditikam, Pelaku Langsung Ditangkap

1113
Pesona Indonesia
Eka (tangan terikat), pelaku penikaman diamankan bersama Febrianto (baju hitam) di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (8/4). F.Yusnadi/Batam Pos
Eka (tangan terikat), pelaku penikaman diamankan bersama Febrianto (baju hitam-belakang) di Mapolres Tanjungpinang, Jumat (8/4). F.Yusnadi/Batam Pos

batampos.co.id – Herman alias Boy, 42, warga Jalan Sultan Machmud, Gang Beluntas RT 03 RW 06, Kelurahan Tanjungunggat, Kecamatan Bukit Bestari, tewas setelah ditikam menggunakan pisau dapur oleh Ekawadsyah Daud, 23, di Pelabuhan Sri Payung, Kilometer 6, Tanjungpinang, Jumat (8/4) dinihari. Pelaku merupakan Anak Buah Kapal (ABK) KM Shoryu Permai. Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan rekan pelaku.

Informasi yang dihimpun, sebelum peristiwa penikaman, terjadi perkelahian antara ABK kapal tersebut dengan sejumlah pemuda Tanjungunggat yang duduk di salah satu bangunan di dalam kawasan pelabuhan. Awalnya, ABK dan kelompok pemuda tersebut duduk dengan lokasi yang berbeda, namun sama-sama mengkonsumsi minuman keras.

Saat itu, pelaku mendengar adanya keributan di tempat pemuda tersebut duduk. Pelaku pun kemudian datang menegur pemuda yang ada di sana. Tidak terima ditegur. Kelompok pemuda pulang memanggil rekannya yang ada di Tanjung Unggat termasuk korban yang tewas.

”Mereka marah pada saat saya tegur, dan langsung kami diceburi ke laut,’’ ujar Eka pelaku penikaman, saat ditemui di lokasi kejadian.

Dikatakan Eka, setelah ia dan sejumlah rekannya diceburi oleh kelompok pemuda tersebut. Ia pun langsung naik ke kapal dan mengambil sebilah pisau kemudian melakukan perlawanan kepada segerombolan pemuda. Gerombolan pemuda tersebut langsung kabur.

”Kami dipukul dengan kayu dan besi, kemudian diceburi ke laut. Korban tak sempat naik motor kawannya, dia langsung saya tikam pakai pisau bagian perut,” kata Eka.

Ketua RT 03 RW 06 Kelurahan Tanjungungat, Muhammad Nazir, 56, mengatakan, begitu mendapatkan informasi dirinya langsung ke lokasi Pelabuhan Sri Payung memastikan kebenarannya.
”Sesampainya saya di sana, saya lihat Herman tergeletak dan dalam kondisi sudah tidak bernyawa,” ujar Nazir.

”Setelah itu mereka lalu mencari ke pelabuhan. Entah bagaimana, korban diboncengi Safar terjatuh dari motor dan langsung ditikam pelaku, sementara Safar lari,” katanya.

Adik kandung korban, Ides, 30, mengatakan saat abangnya diajak mencari orang yang memukul Surya di Pelabuhan Batu 6 tersebut sempat menolak. Karena dirinya sudah dalam kondisi mabuk usai menenggak minuman keras di tanah merah, Tanjungunggat.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Andri Kurniawan melalui Kaur Bin Ops (KBO) Iptu Efendi, mengatakan, pihaknya telah mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku penikaman terhadap korban Herman atas laporan dari pihak keluarganya.

”Dari dua orang yang kami amankan, Eka merupakan pelaku penikamannya. Sedangkan untuk Febrianto turut serta melakukan penganiayaan terhadap salah satu pemuda dari Tanjungunggat itu,” ujar Efendi.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar