Pengusaha Speed Boat Edarkan Sabu

921
Pesona Indonesia
Ilustrasi. Foto: JPNN
Ilustrasi. Foto: JPNN

batampos.co.id – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bintan menangkap AD, 39, pengusaha Speed Boat Tanjunguban, Kecamatan di Tanjunguban, Jumat (8/4) sekitar pukul 09.30 WIB. Pengusaha yang juga memiliki tempat karaoke di Pelabuhan Bulang Linggi ini ditangkap karena diduga mengedarkan narkoba jenis sabu.

”Awalnya, kita tangkap ZL saat sedang gelar operasi Berantas Sindikat Narkoba (Bersinar), kemarin. Setelah kita kembangkan ada dua tersangka lagi yaitu AD yang merupakan pengusaha di Tanjunguban dan VC anak buahnya,” ujar Kasat Narkoba Polres Bintan AKP Buala Harefa, di Mapolres Bintan.

Dikatakannya, pengakuan ZL dan VC narkoba didapat dari AD.
Bisnis haram yang dijalankan AD sudah sejak tiga bulan terakhir di seluruh kawasan Tanjunguban. Ketika ditanya, AD mengaku mendapatkan pasokan barang haram tersebut dari bandar narkoba besar di Batam.

Selain itu, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya dari tangan tersangka AD diamankan satu buah dompet warna coklat, uang tunai Rp 937 ribu serta tas hitam.

Dari tersangka ZL diamankan satu unit handphone Samsung putih, satu paket sabu, satu dompet hitam serta satu tas hitam.

Sedangkan dari tangan VC berhasil diamankan enam paket sabu paketan kecil sebesar 0,5 gram, uang tunai Rp 1.262.000, satu unit hape merek Asus hitam, dompet, serta gunting.

”Tiga tersangka masih dalam pemeriksaan pihak Satnarkob untuk penyelidikan lebih lanjut. Dan ketiganya kita jerat dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 pasal 112 dan 114. Ancaman di atas 5 tahun penjara,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar