PLN Gilir Pemadaman hingga Dua Jam

1340
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Unit I Tanjungkasam rusak lagi, Jumat (8/1) sekitar pukul 01.31 WIB dini hari. Akibatnya, PT Pelayanan Listrik Nasional (PLN) Batam terpaksa melakukan pemadaman bergilir karena defisit daya kurang lebih mencapai 30-37 Mega Watt (MW).

Bright PLN Batam melalui Corporate Communication, Rudi Antono menjelaskan, saat ini sedang terjadi gangguan pada unit 1 PLTU Tanjungkasam. Gangguan telah diidentifikasi terjadi pada sistem proteksi pembangkit, sehingga berdampak terjadinya defisit daya yang mengakibatkan terjadinya pemadaman kepada pelanggan secara bergantian dengan durasi kurang lebih dua jam per periode per pelanggan.

”Gangguan tersebut merupakan gangguan vital yang memerlukan tindakan preventif dan harus segera diperbaiki mengingat PLTU Tanjungkasam merupakan backbone sistem di Batam sementara ini. Takutnya jika dibiarkan akan terjadi black out (padam total) nantinya,” ujar Rudi.

Dia menuturkan, perbaikan kerusakan yang dilakukan antara lain perbaikan pada sistem proteksi dan melakukan beberapa inspeksi pada komponen PLTU. Waktu yang diperlukan untuk perbaikan di perkirakan dua hari, yakni Jumat dan Sabtu (7-8/4). Untuk hari Minggu tidak ada pemadaman karena beban tidak terlalu tinggi.

”Gangguan ini termasuk gangguan yang mendadak dan bisa terjadi sewaktu-waktu karena mesin beroperasi terus dan memasok daya yang besar untuk sistem di Batam,” sebut Rudi.

Namun demikian, lanjutnya, PLN akan berupaya semaksimal mungkin agar perbaikan dapat selesai tepat waktu, agar tidak terjadi gangguan-gangguan yang mengakibatkan terganggunya pasokan listrik ke pelanggan.

”Untuk mengurangi dampak terjadinya pemadaman, kami mengimbau para pelanggan dapat melakukan penghematan penggunaan tenaga listrik selama dilakukannya perbaikan. Misalnya dengan mematikan lampu dan alat-alat elektronik apabila tidak dipergunakan dan kami mohon maaf yang sebesar-besarnya atas terjanya gangguan ini,” tutup Rudi.

Traffic Light Mati, Lalu Lintas Macet

Sementara itu, pemadaman aliran listrik menyebabkan sejumlah traffic light tidak berfungsi. Akibatnya, sejumlah persimpangan menjadi sumber kemacetan. Aksi main terobos pengguna jalan pun tak terhindari.

Pantauan Batam Pos (grup batampos.co.id) di Simpang Lampu Merah Kallista, Batamkota, kemacetan terjadi hingga ratusan meter dari arah Simpang Kara. Kondisi tersebut tentunya sangat membahayakan para pengendara jalan yang melintas di ruas jalan perempatan tersebut.

”Kalau antre tidak apa-apa. Ini kendaraan roda empat semaunya saja,” keluh Andi, salah seorang pengendara motor.

Menurut Andi, kondisi seperti ini sering terjadi khususnya ketika aliran listrik padam. Lampu jalan tak berfungsi yang menyebabkan kondisi jalanan macet total. ”Kalau sudah mati, ya beginilah. Apalagi tak ada polisi yang menertibkan,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Andri. Ia mengaku, setiap kali ada gangguan listrik, akan berimbas kepada traffic light di Simpang Kallista. ”Listrik mati, imbasnya traffic light tak berfungsi. Lalu lintas pun amburadul,” keluhnya. (hgt/rng/bpos)

Respon Anda?

komentar