Mau Bebaskan 10 WNI yang Disandera, 18 Tentara Filipina Tewas, 59 Luka

2081
Pesona Indonesia
Tentara Filipina. Foto: istimewa
Tentara Filipina. Foto: istimewa

batampos.co.id -Upaya militer Filipina membebaskan 10 WNI dan beberapa WNA yang disandera militan Filipina mendapat perlawanan sengit dari militan Abu Sayyaf.

Informasi terbaru, 18 tentara Filipina tewas dan 59 lainnya luka-luka, dalam pertempuran, Sabtu (9/4/2016).

“Ini merupakan pertempuran yang terbesar pada tahun 2016 ini,” ujar seorang pejabat Filipina.

Sebelumnya dikabarkan hanya ada 22 prajurit Filipina yang terluka, namun belakangan dikabarkan ada 18 yang tewas dan 59 lainnya luka.

IB Times, Minggu (10/4/2016) melaporkan, dari kubu Abu Sayyaf dilaporkan hanya empat militan tewas. Korban tewas lebih banyak dialami pihak tentara Filipina, karena menuru pejabat setempat, Abu Sayyaf telah mengerahkan sekitar 100 hingga 150 militan dengan sangat cepat.

Xinhua, Minggu (10/4/2016) melaporkan baku-tembak itu meletus pada pukul 07.55 waktu setempat di Desa Baguindano, Kota Kecil Tipo-tipo di Basilan, dengan melibatkan pasukan dari Batalion Pasukan Khusus ke-4 Angkatan Darat Filipina dan Batalion Infantri ke-44 melawan 120-an militan Abu Sayyaf.

Pertempuran berlangsung sampai pukul 17.30 waktu setempat.

Juru Bicara Divisi Infantir ke-1 Angkatan Darat Filipina, Letkol Benedicto Manquiquis, mengatakan tentara sedang melancarkan operasi tempur ketika bentrokan terjadi.

Ia tak bersedia memberi perincian lebih lanjut mengenai peristiwa tersebut, dan mengatakan ia sedang mempersiapkan pernyataan yang lebih terperinci.

Namun, Juru Bicara Komando Militer Mindanao Barat, Filemon Tan membenarkan pertempuran sengit tersebut menewaskan 18 prajurit Filipina dan melukai sedikitnya 53 lainnya. Sementara dari pihak militan Abu Sayyaf ada 4 tewas dan 20 luka.

“Mula-mula, saya mengkonfirmasi bahwa ada bentrokan di Barangay (Desa) Baguindano, Tipo-tipo, Basilan. Hasilnya ialah di pihak pemerintah 18 prajurit KIA (gugur dalam tugas) dan 53 prajurit WIA (cedera dalam tugas),” kata Tan.

Kelompok Abu Sayyaf, yang memiliki 400 anggota dan didirikan pada awal 1990-an oleh gerilyawan garis keras, adalah kelompok perusuh yang beroperasi di Filipina Selatan.

Kelompok itu memiliki reputasi negatif karena melakukan serangkaian penculikan, pemboman dan pemenggalan selama beberapa dasawarsa belakangan.

Terkait nasib 10 WNI yang disandera Abu Sayyaf, otoritas Filipina belum memberikan informasi terbaru dalam operasi militernya.

Yang pasti, Filipina masih melarang tentara nasional Indonesia (TNI) masuk ke wilayah mereka sesuai konstitusi yang memang melarang masuk tentara asing.

TNI sendiri sudah siaga di Tarakan, menunggu izin masuk untuk operasi pembebasan sandera. (xinhua/antara/nur)

Baca Juga:
> Militer Filipina Bentrok dengan Abu Sayyaf, Pemerintah Klaim 10 WNI Masih Aman
> Abu Sayyap Akhirnya Bebaskan Satu Orang Sandera
> Sandera Abu Sayyaf: 10 WNI, 1 Italia, 1 Belanda, 2 Kanada, 1 Norwegia, 3 bakal Dieksekusi Hari Ini
> Batas Tebusan Sandera Berakhir Hari Ini, Retno: 10 WNI Masih Hidup
> Perusahaan Siap Tebus Peter Cs, Warga Batam yang Disandera Abu Sayyaf
> 4 WN Malaysia yang Diculik Diduga Sudah di Markas Abu Sayyaf
> 4 Bulan Lalu, WN Malaysia Dipenggal Militan Abu Sayyaf
> Ini Nama 4 WN Malaysia yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal TG Massive 6 Dirompak, 4 WN Malaysia Disandera, 2 WNI Lolos
> Batas Pembayaran Tebusan Diperpanjang 8 April, 10 WNI yang Disandera Dipecah Dua
> Pulang dari Filipina, Menlu Yakinkan 10 WNI yang Disandera Masih Aman
> Batas Waktu Pemberian Tebusan Habis, Keluarga 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Khawatir
> Abu Sayyaf Banyak Link di Indonesia, Ini Saran Mantan Kombatan Filipina
> Batas Pembayaran Tebusan Berakhir Hari Ini, Menlu: 10 WNI yang Disandera Masih Hidup
> Filipina Tolak TNI Ikut Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
> Peter Cs Disandera Militan Abu Sayyaf Bersama 11 WNA
> Lokasi 10 WNI Disandera Sudah Diketahui, Tapiā€¦
> Kalau Abang Tak Berangkat Kita Makan Apa? Eh, Ditangkap Militan Abu Sayyaf
> Tolong Selamatkan Peter dari Penyanderaan Abu Sayyaf!
> Menhan RI Kontak Menhan Filipina untuk Operasi Pembebasan Sandera
> Kapten Kapal yang Disandera Militan Abu Sayyaf Ber-KTP Batam
> Inilah Kekuatan Operasi Pembebasan 10 WNI yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> 10 WNI Disandera Militan Abu Sayyaf, Jokowi Kumpulkan Petinggi TNI
> Menanti Pasukan Khusus TNI Selamatkan 10 WNI yang Disandera di Filipina
> Ini Foto-Foto Kapten Kapal TB Brahma 12 yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal WNI yang Disandera Bawa 7.000 Ton Batu Bara
> 10 WNI Disandera, Militan Abu Sayyaf Minta Rp 15 Miliar

Respon Anda?

komentar