Militer Filipina Berguguran, JK Tetap Yakin 10 WNI yang Disandera Aman

2279
Pesona Indonesia
Militer Filipina terus siaga menghadapi militan Abu Sayyaf. Foto: istimewa
Militer Filipina terus siaga menghadapi militan Abu Sayyaf. Foto: istimewa

batampos.co.id -Upaya pembebasan sandera yang dilakukan milter Filipina, Sabtu (9/4/2016) mendapat perlawanan sengit dari militan Abu Sayyaf.

Bahkan, militan itu berhasil menewaskan 18 tentara Filipina dan melukai lebih 50 orang lainnya.

Kendati demikian, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tetap yakin militan Abu Sayyaf tidak akan mengeksekusi 10 WNI yang disandera yang kesemuanya anak  buah kapal Brahma 12 yang disandera 26 Maret 2016 lalu.

“Insyallah (bisa dibebaskan),” kata JK saat ditemui usai menutup Muktamar VIII PPP di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Minggu (10/4/2016).

Menyangkut uang tebusan, JK mengatakan pemerintah tidak pernah membicarakannya dengan kelompok penyandera. Sebab, pemerintah memang tidak pernah membahas soal uang tebusan.

Yang mengusahakan uang tebusan adalah perusahaan pemilik kapal. Pemerintah pun tak bisa melarangnya.

“Pemerintah tidak pernah bicara tebusan. Kalau pengusahanya tentu kita tidak bisa (melarang, red),” tambahnya.

Sementara itu, tenggat waktu pembayaran uang tebusan telah berakhir Jumat (8/4/2016) lalu. Namun pemerintah mengklaim telah mengulur waktu untuk, sehingga kondisi sandera masih aman.

Dari 10 WNI yang disandera, sang kapten kapal Peter Tonsen yang lahir di Sangir ber-KTP Batam. Ia lama tinggal di Batam dan pernah bekerja di Batam. (jpgrup/nur)

Baca Juga:
> Mau Bebaskan 10 WNI yang Disandera, 18 Tentara Filipina Tewas, 59 Luka
> Militer Filipina Bentrok dengan Abu Sayyaf, Pemerintah Klaim 10 WNI Masih Aman
> Abu Sayyap Akhirnya Bebaskan Satu Orang Sandera
> Sandera Abu Sayyaf: 10 WNI, 1 Italia, 1 Belanda, 2 Kanada, 1 Norwegia, 3 bakal Dieksekusi Hari Ini
> Batas Tebusan Sandera Berakhir Hari Ini, Retno: 10 WNI Masih Hidup
> Perusahaan Siap Tebus Peter Cs, Warga Batam yang Disandera Abu Sayyaf
> 4 WN Malaysia yang Diculik Diduga Sudah di Markas Abu Sayyaf
> 4 Bulan Lalu, WN Malaysia Dipenggal Militan Abu Sayyaf
> Ini Nama 4 WN Malaysia yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal TG Massive 6 Dirompak, 4 WN Malaysia Disandera, 2 WNI Lolos
> Batas Pembayaran Tebusan Diperpanjang 8 April, 10 WNI yang Disandera Dipecah Dua
> Pulang dari Filipina, Menlu Yakinkan 10 WNI yang Disandera Masih Aman
> Batas Waktu Pemberian Tebusan Habis, Keluarga 10 WNI Disandera Abu Sayyaf Khawatir
> Abu Sayyaf Banyak Link di Indonesia, Ini Saran Mantan Kombatan Filipina
> Batas Pembayaran Tebusan Berakhir Hari Ini, Menlu: 10 WNI yang Disandera Masih Hidup
> Filipina Tolak TNI Ikut Bebaskan Sandera Abu Sayyaf
> Peter Cs Disandera Militan Abu Sayyaf Bersama 11 WNA
> Lokasi 10 WNI Disandera Sudah Diketahui, Tapi…
> Kalau Abang Tak Berangkat Kita Makan Apa? Eh, Ditangkap Militan Abu Sayyaf
> Tolong Selamatkan Peter dari Penyanderaan Abu Sayyaf!
> Menhan RI Kontak Menhan Filipina untuk Operasi Pembebasan Sandera
> Kapten Kapal yang Disandera Militan Abu Sayyaf Ber-KTP Batam
> Inilah Kekuatan Operasi Pembebasan 10 WNI yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> 10 WNI Disandera Militan Abu Sayyaf, Jokowi Kumpulkan Petinggi TNI
> Menanti Pasukan Khusus TNI Selamatkan 10 WNI yang Disandera di Filipina
> Ini Foto-Foto Kapten Kapal TB Brahma 12 yang Disandera Militan Abu Sayyaf
> Kapal WNI yang Disandera Bawa 7.000 Ton Batu Bara
> 10 WNI Disandera, Militan Abu Sayyaf Minta Rp 15 Miliar

Respon Anda?

komentar